News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Campus Billiard League 2026 Yogyakarta: Dari Meja Hijau ke Panggung Nasional

Campus Billiard League 2026 Yogyakarta: Dari Meja Hijau ke Panggung Nasional


WARTAJOGJA.ID - Campus League Billiard Regional Yogyakarta 2026 yang bergulir pada 25 Oktober 2026 di OM Billiard telah menemukan juara dari tiga kategori yang dipertandingkan. Mereka adalah Henry Setiawan (Universitas Negeri Sebelas Maret Solo) juara 9 Ball Men’s Single, Risky Indrawan (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta) pemenang nomor 10 Ball Men’s Single, serta Okta Ayu Ruistyorini (Universitas Muhammadiyah Surakarta) kampiun 9 Ball Women’s Single dan 10 Ball Women’s Single. 


Kompetisi yang digagas Campus League berkolaborasi dengan LUGU Group dan POBSI ini diikuti 21 student-athlete dari 13 kampus di Yogyakarta dan sekitarnya. Promotor Campus League Billiard 2026, Chris Lim, menyambut hangat seraya mengapresiasi partisipasi positif para student-athlete di musim perdana Campus League Billiard Regional Yogyakarta 2026. Ini langkah penting dalam membangun sistem pembinaan dan pengembangan para atlet biliar muda agar lebih terstruktur serta berkelanjutan di Indonesia.

 

“Melalui kompetisi ini, kami berharap para mahasiswa memiliki kesempatan lebih nyata untuk berkembang dari atlet tingkat universitas hingga jadi profesional di masa depan. Kami juga mendorong perubahan pola pikir dalam kompetisi biliar, dari sistem handicap yang terkadang kurang terstandarisasi menuju sistem pertandingan lebih transparan, adil, serta berbasis prestasi, di mana kemampuan, kedisiplinan, dan kerja keras jadi faktor penentu keberhasilan seorang atlet,” Chris menjelaskan.

 

Chris menambahkan, Campus League Billiard diharapkan berkembang menjadi fondasi kokoh bagi generasi atlet berikutnya, dengan menyediakan wadah kompetisi, pengalaman bertanding, serta kesempatan untuk meraih prestasi lebih tinggi, baik di level nasional maupun internasional. Ia berbagi pesan kepada para student-athlete yang bertanding di Yogyakarta.

 

“Ingatlah bahwa kalian tak hanya bertanding untuk diri sendiri. Kalian membawa nama baik dan kebanggaan almamater, rekan satu tim, dan semua pihak yang mendukung perjalanan kalian. Bertandinglah dengan keberanian, junjung tinggi sportivitas, dan berikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan. Karena juara sejati tidak hanya dinilai dari trofi yang diraih, tapi juga karakter dan integritas di sepanjang perjuangannya,” ujarnya.

 

Babak final Campus League Billiard di Kota Pelajar berlangsung ketat juga sengit. Meladeni ⁠Henry Setiawan (Universitas Sebelas Maret Solo) di final 10 Ball Men’s Single, ⁠Risky Indrawan, tampil tenang. Ia membereskan bola satu per satu dengan sabar dan telaten. Mengingat, rival tahu betul cara mengamankan bola. Risky tampak sabar, jeli membaca peluang, seraya terus mencari celah sekecil apapun untuk menggiring bola menuju lubang. Hasil tak mengkhianati usaha. Mahasiswa jurusan Hubungan Internasional asal Pontianak ini akhirnya melenggang ke The Nationals setelah menang telak, 7-1.


Risky menyebut Campus League sebagai “ladang” untuk menumbuhkan bibit-bibit atlet biliar baru, yang bisa mempercepat regenerasi student-athlete dari kampus menuju level profesional di masa depan. “Bagi kami yang masih awal dan merintis karier dari meja biliar, Campus League memfasilitasi sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri untuk mencapai level berikutnya,” ungkapnya.


Memetik kemenangan di Yogyakarta bukanlah tujuan akhir. Risky yang selama ini berlatih biliar lima kali seminggu, berjanji lebih giat lagi agar tampil memukau di fase The Nationals pada Campus League UniGames yang berlangsung Desember 2026, menghadapi juara dari tiga regional lain.

 

Sementara itu, pertandingan pada nomor 9 Ball Women’s Single tidak kalah seru. Okta Ayu Ruistyorini (Universitas Muhammadiyah Surakarta) menyudahi perlawanan Jean Sabrina (Universitas Kristen Duta Wacana). Ini kali pertama Okta ikut turnamen antarkota. Baginya, Jean lawan tangguh, dengan strategi tembakan jitu. Di sisi lain, berlaga di ajang Campus League Billiard Regional Yogyakarta 2026 menajamkan performa maupun jam terbang Okta.

 

“Saya tahu Campus League dari medsos, penasaran lalu ikut. Ini wadah untuk berkembang. Saya sudah empat kali bertanding dengan sesama mahasiswa di Solo, sekarang bertanding dengan student-athlete beda kota di Campus League. Kemenangan ini saya persembahkan untuk orang tua dan pacar yang mengajari saya biliar,” Okta memaparkan.

Bersama dua student-athlete lainnya, Okta naik sepeda motor dari Solo ke Kota Gudeg untuk beraksi di Campus League Billiard Regional Yogyakarta 2026. Menurutnya, kompetisi ini membuka peluang serta wadah positif bagi student-athlete di Yogyakarta dan sekitarnya untuk unjuk gigi. 

Setelah sukses bergulir di Surabaya dan Yogyakarta, Campus League Billiard 2026 akan menyapa Bandung (4 November) lalu Jakarta (17 November).


Daftar pemenang Campus League Billiard Regional Yogyakarta 2026

 

9 Ball Women’s Single

  • Champion  : Okta Ayu Ruistyorini (Universitas Muhammadiyah Surakarta)

  • Runner-up : ⁠Jean Sabrina (Universitas Kristen Duta Wacana)


10 Ball Women’s Single

  • Champion  : Okta Ayu Ruistyorini (Universitas Muhammadiyah Surakarta)

  

9 Ball Men’s Single

  • Champion  : Henry Setiawan (Universitas Negeri Sebelas Maret Solo)

  • Runner-up : Fadel Muhammad Iqbal Costadino (Universitas Negeri Sebelas Maret Solo)

  • 2nd runner-up : Risky Indrawan (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)

 

10 Ball Men’s Single

  • Champion  : Risky Indrawan (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)

  • Runner-up : Henry Setiawan (Universitas Negeri Sebelas Maret Solo)

  • 2nd runner-up : Mifta Daffa Rizkullah (Universitas Muhammadiyah Yogyakarta)

 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment