Wamenkop: Pesantren punya potensi besar kembangkan ekonomi masyarakat
WARTAJOGJA.ID : Wakil menteri koperasi, Faridah Faricha, menyampaikan bahwa “Dari Lembaga Keagamaan, seperti pesantren, memiliki Kekuatan besar sebagai pengungkit Ekonomi Bangsa” Hal itu disampiakan dalam Forum Majlis pemberdayaan Indonesia sekaligus sosialisasi temu konsultasi data koperasi pondok pesantren di ponpes Mambaul Maarif Jombang
Dalam sambutannya, obu Faridah Faricha menyampaikan, “Ketika kita bicara industri pesantren, kita bicara bagaimana nilai luhur pesantren diterjemahkan menjadi kekuatan ekonomi yang produktif, mandiri, dan bermanfaat luas. Hal itu bisa dilakukan dengan membangun kepercayaan, meningkatakan kolaborasi dan jatingan, serta membangun nilai-nilai kegoting royongan” imbuhnya
“Saat ini 49% pondok pesnatren telah memiliki usaha tercatat, Tantangannya: memastikan aktivitas ekonomi pesantren tumbuh sehat, profesional & berkelanjutan — di sinilah koperasi menjadi sangat relevan” Paparannya menambahkan.
Salah satu kekuatan koperasi pondok pesantren adalah semangat ke gotong royongan ( Ta’Awun). “Ta'awun Menemukan Bentuknya dalam Koperasi, termasuk koperasi pondok pesantren. Pesantren mengajarkan ta'awun, kebersamaan, keadilan & kebermanfaatan — koperasi menerjemahkannya menjadi ekosistem ekonomi sekaligus ruang belajar kewirausahaan bagi santri” mengakhiri paparannya dihadapan ratusan pelaku koperasi pondok pesantren dan santri.
Post a Comment