Progres Revitalisasi Jembatan Kewek Tembus 16 Persen, Ditargetkan Selesai Akhir Desember
WARTAJOGJA.ID : Proyek revitalisasi Jembatan Kewek di Kapanewon Danurejan, Kota Yogyakarta, menunjukkan tren positif setelah capaian progres konstruksi fisik di lapangan berhasil menembus angka 16,569 persen dari target rencana sebesar 11,288 persen. Capaian dengan deviasi plus 5,281 persen tersebut menandai mulainya babak baru pengerjaan prasarana transportasi publik yang ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2026.
Pekerjaan fisik yang telah berjalan sejak 30 April 2026 oleh kontraktor pelaksana PT Wasis Karya Nugraha mencakup pembongkaran struktur lama, pembuatan fondasi bored pile, hingga pembangunan bangunan groundsill. Langkah pembaruan ini sekaligus mengganti struktur lama jembatan berbahan batu yang telah berusia satu abad dengan material beton modern berupa girder guna menunjang ketahanan struktur jalan.
Manager Pelaksanaan PT Wasis Karya Nugraha, M Hary Juhindra, menyampaikan bahwa pembongkaran struktur eksisting saat ini masih berlangsung separuh jalan bersamaan dengan pengerjaan talud dan dinding penahan tanah di area aliran sungai.
"Saat ini progres konstruksi telah mencapai 16,569 persen, dari rencana 11,288 persen, dengan deviasi plus 5,281 persen," ujar M Hary Juhindra saat memberikan keterangan mengenai perkembangan proyek pada Rabu (29/7/2026).
Hary menerangkan bahwa pengerjaan lanjutan mencakup galian abutment jembatan, penyelesaian dinding penahan tanah di sisi timur dan barat, hingga pengecoran lantai badan sungai untuk memperkuat struktur bawah. Selain pembaruan material, pengerjaan proyek ini juga memperluas dimensi jembatan dari lebar awal 12 meter menjadi sekitar 14 meter, serta memperpanjang bentang jembatan dari 17,5 meter menjadi 30 meter dengan mengerahkan sekitar 50 orang pekerja di lapangan.
"Pembongkaran jembatan eksisting sedang dilakukan, masih setengah. Kita juga sedang membangun talud berupa pemasangan batu di sisi barat, dan pengerjaan dinding penahan tanah dalam masa proteksi aliran air sebelah timur," jelas Hary.
Langkah percepatan dan konsistensi pengerjaan ini mendapat apresiasi dari pihak pengawas pengerjaan jalan nasional wilayah setempat. Kinerja kontraktor di lapangan dinilai masih berada di jalur yang sesuai dengan perencanaan awal tanpa hambatan berarti.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.1 Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) DIY, Ersy Perdhana, mengonfirmasi bahwa seluruh tahapan konstruksi hingga saat ini berjalan beriringan dengan target rancangan kerja.
"Dengan progres positif ini, diharapkan pekerjaan dapat selesai tepat waktu," tegas Ersy Perdhana saat mengevaluasi hasil capaian fisik pekerjaan.
Post a Comment