Maknai Resep Mustika Rasa, Eko Suwanto Komitmen Perjuangkan Kenaikan Anggaran Penanganan Stunting Tahun 2027
WARTAJOGJA.ID : Festival Mustika Rasa di Alun Alun Selatan Yogyakarta berlangsung meriah dan semarak dengan kegiatan Senam Cinta Nusantara, Pemeriksaan Kesehatan Gratis, serta gelaran ratusan kuliner nusantara dan panggung hiburan.
Kegiatan yang digelar selama dua hari di akhir pekan bulan Agustus 2026, tepatnya Sabtu dan Minggu 29-30 Agustus mendapatkan antusiasme masyarakat selama penyelenggaraan.
Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan kegiatan festival dua hari memiliki semangat ajakan kepada masyarakat untuk bisa hidup sehat dan tercukupi kebutuhan gizi pangan masyarakat.
"Saya merasakan dengan berkegiatan senam sehat, lalu berkunjung ke stand UMKM yang menggelar aneka kuliner nusantara menemukan banyak potensi olahan pangan sehat, enak dan murah yang patut dikembangkan untuk pangan lokal. Kedepan, Kita dorong Pemda jamin pangan yang enak sehat dan murah bagi masyarakat. Salah satu yang terus kita perjuangkan adalah anggaran untuk atasi stunting dengan dukungan makanan yg sehat bagi calon pengantin, ibu hamil, ibu baru melahirkan, ibu menyusui dan balita. Dengan menu sebagaimana di Buku Mustika Rasa kita jalankan serius, saya yakin stunting akan dapat diatasi, tentu didukung dengan lingkungan yang baik," kata Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan Yogyakarta.
Eko Suwanto menambahkan bahwa pada tahun 2025 bagi setiap kelurahan di Kota Yogyakarta mendapatkan anggaran 100 juta, selanjutnya tahun 2026 naik menjadi 120 juta per kelurahan.
"Anggaran penanganan stunting bagi 45 kelurahan di Kota Yogyakarta kita pastikan naik, lebih dari 120 juta, namun angka pastinya berapa, mohon doa dan dukungan masyarakat, sedang kita perjuangkan", ujar Eko Suwanto Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta.
Sementtara itu Hasto Wardoyo, Walikota Yogyakarta menyatakan antusiasme masyarakat cukup besar termasuk saat ada kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis untuk warga yang hadir di lokasi.
"Semua yang periksa kesehatan gratis kita layani. Kalau tekanan tinggi kita sediakan obatnya, alhamdulillah yang periksa 500 orang lebih," kata Hasto Wardoyo, Walikota Yogyakarta, Minggu, 30/8/2026.
Festival Mustika Rasa 2026 di Alun alun Selatan Yogyakarta disebut bagian dari komitmen PDI Perjuangan pastikan kecukupan gizi bagi masyarakat di Indonesia. PDI Perjuangan berkomitmen kuat untuk terus menggelorakan semangat berdikari dalam menciptakan kecukupan gizi masyarakat Indonesia.
"PDI Perjuangan menggelorakan kembali Mustika Rasa yang disampaikan oleh Bung Karno, sangat lengkap, dalam satu buku tebal, resep mendidik rakyat agar kita memiliki gizi, yang cukup, bisa ditanam di sekitar kita," kata Hasto Kristiyanto, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan.
Hasto Kristiyanto menegaskan selama ini, PDI Perjuangan terus menggali dan konsisten mengupayakan kemandirian pangan masyarakat. Melalui buku Mustika Rasa, yang diaktualkan dalam festival kuliner di Yogyakarta ini menunjukkan bahwa Indonesia begitu kaya dengan bahan makanan dan bumbu luar biasa, perlu hadirkan inovasi aspek standar rasa dan kemasan lebih menarik.
"Saya tadi merasakan ice cream dibuat dari kimpul, patut di patenkan, enak sekali. Lalu ada brongkos dan lain-lain," kata Hasto Kristiyanto.
Sesuai intruksi Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, penting terus menggali potensi seluruh kuliner dari desa, membentuk khasanah kebudayaan dalam budaya nusantara.
Ada 100 stan UMKM bakal memadati Alun-Alun Selatan Yogyakarta dengan menyajikan beragam hidangan tradisional khas DIY dan Jawa Tengah, kuliner langka Nusantara, serta produk fesyen dan kerajinan lokal. Festival ini selain mengangkat keberagaman menu tradisional warisan Bung Karno juga menjadi bukti Indonesia kaya akan kuliner tradisional. (*)
Post a Comment