News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

SMK-SMTI Yogyakarta Gembleng Kedisiplinan Hingga Pembekalan Karier Siswa Sambut Tahun Ajaran Baru

SMK-SMTI Yogyakarta Gembleng Kedisiplinan Hingga Pembekalan Karier Siswa Sambut Tahun Ajaran Baru


​WARTAJOGJA.ID — Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, SMK-SMTI Yogyakarta menggelar serangkaian kegiatan awal tahun yang diperuntukkan bagi seluruh siswa kelas X, XI, dan XII. 

Kegiatan yang dirancang bertahap sesuai tingkatan kelas ini bertujuan membentuk kedisiplinan, membangun kerja sama tim, hingga membuka wawasan karier siswa sebelum terjun ke dunia industri.

​Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana-Prasarana SMK-SMTI Yogyakarta, Gana Waskito, S.Pd.Jas., menjelaskan sekolah menerapkan program wajib yang berbeda untuk masing-masing angkatan. 

Bagi siswa baru kelas X, kegiatan diawali dengan pembinaan kedisiplinan dan karakter sebagai kelanjutan dari masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS). Program ini dilaksanakan selama tiga hari dua malam pada 14–16 Juli 2026 di Akademi Angkatan Udara (AAU) Yogyakarta dan diikuti sebanyak 324 siswa.

​Dalam kegiatan yang menerapkan sistem menginap menggunakan tenda tersebut, para peserta mendapatkan pelatihan fisik dan mental berkonsep semi-militer, termasuk materi wawasan kebangsaan dan bela negara. 

"Pendidikan karakter untuk kelas X ini langkah penting untuk menyamakan persepsi dan membangun ketahanan mental siswa sebelum menghadapi dinamika pembelajaran di sekolah," kata Gana, Rabu, 29 Juli 2026.

Pihak sekolah juga berkoordinasi dengan penyelenggara AAU agar porsi pelatihan fisik tetap terukur dan aman bagi siswa.

​Sementara itu, siswa kelas XI mengikuti kegiatan _outbound_ dan _capacity building_ pada 15–16 Juli 2026 di Jurangjero, Magelang. 

Bekerja sama dengan penyedia jasa eksternal (event organizer), agenda ini diikuti sekitar 300 siswa dengan fokus melatih kerja sama kelompok, soliditas, serta memperkuat komunikasi antarsiswa.

​Khusus untuk kelas XII, sekolah menyelenggarakan _motivation training_ lebih awal, yakni pada Mei hingga Juni, sebelum para siswa berangkat melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). 

Berlangsung di lingkungan sekolah selama dua hari, kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai sektor, mulai dari praktisi industri, alumni, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga Student Support Center (SSC) UGM. 

Melalui sesi tersebut, siswa dibekali pemahaman pengelolaan keuangan serta wawasan peluang karier yang luas, baik di dunia kerja maupun kewirausahaan.

​Rangkaian pembekalan yang terstruktur dari kelas X hingga XII ini terbukti efektif mendukung capaian lulusan SMK-SMTI Yogyakarta. 

Hingga Juni 2026, serapan lulusan sekolah tersebut telah mencapai lebih dari 89.74% persen, baik yang langsung terserap di dunia industri— seperti kawasan Jabodetabek hingga wilayah Sumatra seperti di Tanjung Enim, Sumatera Selatan—maupun yang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.


Pada kesempatan sebelumnya, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita membeberkan, 100 persen lulusan unit pendidikan vokasi yang berada di bawah Kemenperin, dipastikan akan diterima bekerja di sektor industri, termasuk para siswa lulusan SMK-SMTI.

Secara umum Agus Gumiwang Kartasasmita menilai, kualitas pendidikan vokasi yang ada di bawah Kemenperin sudah bagus dan ideal. Baik dari segi pelaksanaan program, maupun jejaring yang dilakukan dengan industri.

"Kualitas pendidikan vokasi kita sudah sangat baik. Tapi perlu ditambah dari jumlah atau kuantitasnya," pesannya.

"Selain kualitas, aspek kuantitas juga terus ditingkatkan, baik program kelas atau SDM, untuk memenuhi kebutuhan industri," harapnya.


Agus Gumiwang Kartasasmita menambahkan, kebutuhan SDM yang unggul dan kompeten di sektor industri, secara pola juga terus bertambah secara signifikan.

Menurutnya, fenomena tersebut jadi indikator yang positif, karena berarti menunjukkan signifikansi sektor industri di Indonesia yang terus maju dan berkembang.

"Industri kita bertumbuh pesat, peningkatan dan kebutuhan SDM di industri juga terus terjadi," tandasnya.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment