Yogyakarta Gelar Pasar Kangen Sambut Libur Sekolah, Catat Jadwalnya
WARTAJOGJA.ID : Menyambut masa libur sekolah pertengahan tahun ini, Taman Budaya Yogyakarta (TBY) menghadirkan alternatif destinasi wisata yang memadukan unsur edukasi, nostalgia, dan hiburan melalui gelaran Pasar Kangen 2026.
Agenda ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan penuh, mulai dari 22 hingga 28 Juni 2026, tepat saat anak-anak sekolah memasuki masa liburan semester.
Mengusung tema Ana Upaya Ana Upa, pasar nostalgia ini diproyeksikan tidak sekadar menjadi tempat perjumpaan ekonomi belaka melalui tenant yang dilibatkan.
"Pasar Kangen pada masa libur sekolah ini kami siapkan bisa menjadi ruang interaktif yang memperkenalkan kekayaan tradisi kepada generasi muda dengan cara menyenangkan," ujar Kepala Taman Budaya Yogyakarta, Purwiati, Jumat, 19 Juni 2026.
Menyasar kalangan keluarga, anak-anak, dan remaja, Pasar Kangen kali ini mengajak menyentuh kembali akar tradisi melalui pengalaman langsung pengunjung di lapangan.
Pengunjung anak-anak dapat mencoba berbagai jenis permainan rakyat masa lalu yang mendidik di tengah kehangatan atmosfer pasar tempo dulu.
Di sisi lain, para orang tua juga dapat mengenang masa kecil mereka sembari mendampingi buah hati mereka belajar mengenal nilai-nilai kebersamaan dan interaksi sosial yang nyata.
Untuk memperlengkap fungsi rekreasi keluarga, panggung Gelar Seni juga didirikan secara khusus di dalam area pasar.
Sepanjang pekan pelaksanaan, terdapat sedikitnya 19 grup kesenian tradisional yang siap unjuk gigi menampilkan beragam ekspresi seni. Mulai dari seni musik daerah, pertunjukan tari, teater tradisi, hingga pementasan wayang kulit pakeliran padat.
"Rangkaian pementasan ini diposisikan sebagai sarana hiburan sekaligus edukasi gratis yang memperkaya wawasan budaya para siswa sekolah," kata Purwiati.
Adapun Ketua Panitia Pasar Kangen Jogja, Ong Hari Wahyu, menambahkan yang membedakan dari Pasar Kangen kali ini mayoritas pesertanya anak muda.
"Hampir seluruh pedagang di Pasar Kangen ini adalah generasi muda yang membawa semangat baru dalam melestarikan tradisi,” tutur Ong.
Kehadiran para pelaku usaha dari kalangan muda ini memberikan energi segar yang ramah terhadap pengunjung usia sekolah.
Sebanyak 300 tenant pilihan yang telah lolos proses kurasi ketat juga disiapkan memanjakan para pengunjung dari berbagai daerah.
Sektor kuliner tradisional mendominasi dengan menghadirkan 171 tenant yang menyajikan aneka jajanan tempo dulu yang kini sudah mulai langka di pasaran.
Selain itu, terdapat 129 tenant lainnya yang menawarkan produk kerajinan tangan khas, deretan barang-barang antik berstatus lawasan, hingga penyediaan jasa kreatif tradisional.
"Kombinasi ini menawarkan pengalaman unik bagi keluarga yang ingin mengenalkan ragam warisan sejarah kepada anak-anak mereka selama liburan," kata dia.
Suasana pelaksanaan Pasar Kangen kali ini dipastikan akan jauh lebih dinamis dan berwarna dibanding tahun-tahun sebelumnya.
“Pasar Kangen kali ini tambah meriah karena pesertanya bertambah banyak,” kata dia. (Shava)
Post a Comment