News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

JNE Gelar Creative Workshop “Think Creative” di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta

JNE Gelar Creative Workshop “Think Creative” di Universitas Islam Indonesia Yogyakarta


WARTAJOGJA.ID - Dalam rangkaian program JNE Content Competition 2026, JNE kembali menghadirkan kegiatan inspiratif melalui Creative Workshop bertajuk “Think Creative: Dari Ide Jadi Karya Penuh Cerita”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 5 Mei 2026 pukul 09.00 WIB, bertempat di Gedung Sardjito, Ruang Teatrikal Lt. 2, Universitas Islam Indonesia (UII), Jl. Kaliurang KM 14,5, Yogyakarta. 

Workshop ini menjadi bagian dari komitmen JNE dalam mendukung pengembangan kreativitas generasi muda, khususnya mahasiswa, agar mampu menuangkan ide menjadi karya yang komunikatif, bermakna, dan memiliki daya saing di era digital. 

Kegiatan ini menghadirkan para narasumber yang juga merupakan juri dalam JNE Content Competition 2026, yaitu Martha Suherman (Juri Photo Competition), Kang Maman (Juri Writing Competition), Raditya Mahendra Jasa (Juri Photo Competition Regional Jawa Tengah & DIY), serta Amir Mahmud (Juri Writing Competition Regional Jawa Tengah & DIY). Diskusi dipandu oleh moderator Nadia Wasta Utami yang merupakan Dosen Ilmu Komunikasi UII. 

Turut hadir dan memberikan sambutan dalam kegiatan ini, Murah Lestari selaku Head Regional Jateng-DIY JNE serta Ir. Wiryono Raharjo, M. Arch., Ph.D., selaku Wakil Rektor Bidang Kemitraan & Kewirausahaan Universitas Islam Indonesia. 

Dalam sambutannya, Murah Lestari menyampaikan bahwa workshop ini merupakan wujud nyata peran JNE dalam mendorong lahirnya generasi kreatif. 

Dalam kesempatan tersebut hadir pula Eri Palgunadi, SVP Marketing Group Head JNE yang juga menyapa para jurnalis Yogyakarta dalam talkshow dan media gathering. 

“Melalui Creative Workshop ini, kami ingin membuka ruang belajar sekaligus inspirasi bagi mahasiswa agar mampu mengembangkan ide menjadi karya yang memiliki cerita dan nilai. JNE percaya bahwa kreativitas anak muda adalah kekuatan besar untuk masa depan,” ujarnya. 

Sementara itu, Wakil Rektor UII, Ir. Wiryono Raharjo, M. Arch., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara JNE dan UII. “Kami menyambut baik kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya kampus dalam mendorong mahasiswa untuk tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif dan adaptif terhadap perkembangan industri kreatif. Kegiatan seperti ini sangat relevan untuk membekali mahasiswa menghadapi tantangan ke depan,” ungkapnya. 

Melalui workshop ini, peserta mendapatkan berbagai wawasan praktis mulai dari teknik fotografi, penulisan kreatif, hingga bagaimana mengembangkan ide menjadi karya yang kuat secara storytelling. Selain itu, peserta juga memperoleh berbagai benefit seperti e-certificate, goodie bag, dan snack. 

Creative Workshop ini secara khusus diperuntukkan bagi mahasiswa Universitas Islam Indonesia dan diharapkan dapat meningkatkan partisipasi serta kualitas karya dalam JNE Content Competition 2026. 

JNE berharap kegiatan ini dapat terus menjadi wadah kolaborasi antara dunia industri dan akademisi dalam melahirkan talenta-talenta kreatif yang mampu berkarya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

*Bergerak Bersama Beragam Cerita*

Maman Suherman, atau yang akrab disapa Kang Maman, selaku juri kategori writing (penulisan), mengungkapkan kekagumannya terhadap antusiasme kategori pelajar yang mengikuti JNE Content Competition tahun sebelumnya. Menurutnya, batasan antara pengetahuan mahasiswa dan pelajar kini semakin menipis.

"Daya tembus dan imajinasi anak SMA saat ini luar biasa. Kita tidak bisa lagi memandang mereka sebelah mata," ujar Kang Maman dalam sesi bincang media. 

Ia menambahkan bahwa kompetisi ini adalah perwujudan nyata dari filosofi Connecting Happiness, di mana JNE tidak lagi sekadar jasa kurir, tetapi juga penghubung kebahagiaan melalui gerakan literasi.
 Oleh karenanya, JNE Content Competition 2026 yang mengusung tema 'Bergerak Bersama Beragam Cerita' diharapkan memunculkan ide-ide segar dan orisinil di tengah gempuran Artificial Intelligence (AI).

Kang Maman menekankan bahwa aspek terpenting dalam penjurian tahun ini adalah otentisitas dan rasa. Ia mengingatkan para peserta untuk tidak terjebak pada kemudahan instruksi mesin yang seringkali menghasilkan tulisan hambar tanpa nyawa.

"Yang membedakan manusia dengan AI adalah rasa dan pengalaman pribadi. AI tidak bisa melakukan tatap muka, AI tidak punya kenangan saat mendengar teriakan 'paket!' di depan pagar rumah," tegasnya. 

Baginya, tulisan yang kuat adalah yang mampu menghadirkan detail nyata, seperti kutipan langsung dan latar waktu, tempat yang presisi (5W+1H).

Kang Mamang juga memberikan tips bagi para calon peserta JNE Content Competition 202, dengan strategi sederhana namun efektif. Menurutnya bedah tema secara jelas dengan memecah empat kata kunci tema (Bergerak, Bersama, Beragam, Cerita) ke dalam alinea-alinea yang berbeda.
 Juri tidak mencari tulisan yang menyebut nama brand JNE secara repetitif, melainkan narasi yang mampu menangkap esensi kebahagiaan.
 Penting pula untuk menonjolkan lokalitas. 

Sementara itu, Martha Suherman, fotografer profesional yang menjadi juri kategori fotografi dalam kompetisi ini, menekankan bahwa aspek storytelling atau penceritaan merupakan variabel kunci dalam penilaian tahun ini. Menurutnya, sebuah foto yang hebat adalah foto yang mampu bercerita sendiri tanpa perlu didampingi oleh teks yang panjang.

Bagi Martha, teknis seperti komposisi dan pencahayaan memang menjadi fondasi dasar, namun 'nyawa' dari sebuah karya fotografi adalah momen. Ia mendorong para peserta, terutama dari kalangan pelajar dan mahasiswa, untuk lebih berani mengeksplorasi perspektif baru.

"Kami seringkali menemukan karya pelajar yang lebih berani keluar dari pakem. Perspektif segar inilah yang kami cari," ungkap Martha. 

Selain total hadiah ratusan juta rupiah, pemenang terbaik (best of the best) berkesempatan mendapatkan hadiah utama berupa perjalanan religi (Umroh atau ke Holy Land). Lebih dari sekadar hadiah, JNE berkomitmen untuk merangkul para pemenang untuk bekerja sama secara profesional, mulai dari penggunaan desain, narasi, hingga video karya mereka untuk kebutuhan brand di masa depan.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment