Saat Isak Tangis Istri dan Anak Warnai Pemakaman Kopda Anumerta Farizal
SUASANA haru menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Giripeni, Wates, Kulon Progo saat pemakaman Kopda anumerta Farizal Rhomadhon, pada Minggu pagi, 5 April 2026.
Prajurit yang gugur dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon pada Minggu, 29 Maret 2026 tersebut, mendapatkan penghormatan terakhir melalui upacara militer yang berlangsung sangat khidmat tepat pukul 09.00 WIB.
Sepanjang prosesi pemakaman, istri dan anak Kopda Farizal yang masih balita tampak menangis dan terus ditenangkan keluarga. Terlebih saat tembakan salvo meletup di udara, air mata Fafa Azila, istri Kopda Farizal kembali tumpah.
Azila tampak terus dipapah ibunya dan ditenangkan istri-istri prajurit lain. Bahkan ketika jenazah suaminya sudah dikuburkan dan keluarga mulai tabur bunga, Azila seolah tak mau beranjak. Ia kembali menangis memandangi papan kayu nama suaminya, sembari sesekali diberi bantuan alat oksigen portabel untuk meringankan nafasnya.
Upacara pemakaman yang berlangsung kurang lebih satu jam itu menyedot perhatian ribuan masyarakat yang datang menyaksikan.
Prosesi pemakaman di TMP Giripeni sendiri dipimpin langsung oleh Asisten Perencanaan Umum Panglima TNI, Letjen Chandra Wijaya, yang bertindak sebagai inspektur upacara.
"Kami selaku keluarga besar TNI turut berbela sungkawa kepada almarhum dan keluarga. Prosesi pemakaman telah berlangsung lancar," kata dia.
Sejak pukul 08.00 WIB, pihak kepolisian telah mensterilkan sepanjang jalur menuju lokasi, mulai dari monumen Nyi Ageng Serang hingga ke arah selatan makam, guna memastikan prosesi yang dijadwalkan pukul 09.00 WIB.
Post a Comment