News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Irwan Hidayat Dorong Karyawan Sido Muncul Mulai Menabung Saham demi Kesejahteraan

Irwan Hidayat Dorong Karyawan Sido Muncul Mulai Menabung Saham demi Kesejahteraan

WARTAJOGJA.ID – Direktur PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk, Dr. (H.C.) Irwan Hidayat, menginisiasi langkah besar untuk meningkatkan produktivitas aset para pekerjanya dengan mendorong mereka mulai menabung saham. 

Edukasi ini disampaikan langsung dalam kegiatan yang digelar di Agrowisata Sido Muncul, Bergas, Kabupaten Semarang pada Senin (30/3/2026) yang dihadiri ratusan karyawan serta puluhan mahasiswa dari berbagai universitas di Semarang seperti Undip, Unnes, Udinus, dan Unika.

Irwan Hidayat memaparkan bahwa ide mengajak karyawannya menyimpan dana dalam bentuk saham muncul secara spontan pada momen Lebaran lalu saat berdiskusi dengan asisten rumah tangganya mengenai alternatif investasi.

 Ia melihat bahwa edukasi keuangan masih sangat dibutuhkan karena saat ini baru sekitar 3 hingga 4 persen penduduk Indonesia yang memiliki investasi di pasar saham, angka yang tertinggal jauh dibandingkan Amerika Serikat yang telah mencapai lebih dari 60 persen.

"Saya sempat berdiskusi dengan asisten rumah tangga saya yang menanyakan alternatif investasi. Dari situ saya melihat bahwa edukasi keuangan masih sangat dibutuhkan di berbagai kalangan. Semua orang kan bisa menabung. Dalam sebulan, asumsikan kita menabung Rp 100.000, ada yang Rp 200.000 ada yang Rp 2 juta, sesuai penghasilannya kan. Kalau uangnya cuma disimpan atau dibawa pulang, setahun bisa habis tanpa terasa. Kenapa tidak ditabung dalam bentuk saham?" ujar Irwan menjelaskan latar belakang pemikirannya.
Menurut Irwan, konsep yang ia tawarkan bukan sekadar investasi berat, melainkan menabung secara bertahap sesuai kemampuan pada perusahaan yang memiliki rekam jejak bagus, rutin membagi dividen, dan selalu untung selama berpuluh tahun. Ia menegaskan praktik langsung jauh lebih penting karena dari 4.000 karyawan Sido Muncul, saat ini baru sekitar 30 orang yang memiliki saham.

Direktur PT Ina Sekuritas Indonesia, Budiman Satrio Sudono, yang turut hadir memberikan edukasi meminta masyarakat tidak perlu khawatir berlebih mengenai risiko kerugian dengan memberikan analogi sederhana. "Sama saja misal Bapak piara kambing, risikonya apa? Oh, piara kambing bisa mati kambingnya, lalu untuk pakan, untuk jasa bisa saja tidak nutup. Jadi semuanya tetap ada risiko," kata Budiman. Ia menyarankan pemilihan perusahaan dengan fundamental kuat seperti Sido Muncul yang konsisten meraih prestasi kepemimpinan melalui penghargaan Best CEO yang diraih David Hidayat.

Kebijakan ini disambut positif oleh internal perusahaan, salah satunya oleh Bambang (58), karyawan yang telah mengabdi selama 28 tahun. “Pak Irwan memberikan kesempatan bagi kami untuk mulai berinvestasi saham. Dengan memiliki saham perusahaan, saya merasa lebih memiliki keterlibatan terhadap perusahaan. Kalau punya sahamnya, berarti kami seperti bekerja untuk diri kami sendiri," ungkap Bambang.

Senada dengan hal itu, Erwin, mahasiswa Manajemen Unnes, merasa mendapatkan wawasan penting mengenai pentingnya mengubah pola pikir menjadi menabung saham, bukan "main" saham. "Salah satu materi mengajarkan kalau kita harus mulai nabung saham, bukan main saham. Jadi agar lebih mengerti lagi dalam dunia investasi. Saya juga sempat cek profil saham Sido Muncul," ujarnya.

Selain bicara soal literasi keuangan, Irwan Hidayat juga merambah ke ranah manajemen reputasi digital menyikapi unggahan negatif terhadap produk seperti Tolak Angin di media sosial. Ia memilih pendekatan komunikasi langsung daripada jalur hukum karena menemukan banyak netizen yang hanya mencari perhatian atau sekadar melakukan repost tanpa memahami dampaknya.

“Setelah ditelusuri, ternyata banyak yang hanya ikut-ikutan repost tanpa memahami dampaknya. Saya malah kasihan, karena yang dicari hanya ketenaran. Kalau dibawa ke hukum, malah tambah susah. Kalau tidak tahu, sebaiknya tidak usah posting. Kalau sudah telanjur, lebih baik dihapus,” tegas Irwan mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment