News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

FTI UII Dorong Transformasi Guru Inovatif Hadapi Tantangan Era Kecerdasan Buatan

FTI UII Dorong Transformasi Guru Inovatif Hadapi Tantangan Era Kecerdasan Buatan

WARTAJOGJA.ID – Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan kegiatan diskusi kolaboratif bersama para guru SMA dan SMK se-Kota Palembang pada Kamis, 12 Maret 2026. 

Forum ini difokuskan sebagai ruang berbagi pengalaman terbaik atau best practices dalam tajuk “Guru Inovatif di Era Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI)” guna merespons dinamika teknologi yang berkembang sangat pesat di lingkungan pendidikan menengah.

Kegiatan ini menjadi jembatan antara dunia perguruan tinggi dan pendidikan menengah untuk merumuskan strategi pembelajaran yang relevan dengan tuntutan era digital. 

Dalam forum tersebut, para pendidik diajak melakukan refleksi atas tantangan di dalam kelas serta bertukar gagasan mengenai pemanfaatan teknologi digital dan pengembangan pendekatan kreatif demi meningkatkan kualitas proses belajar mengajar secara berkelanjutan.
"Perubahan signifikan dalam tiga tahun terakhir menuntut adaptasi yang kuat dari tenaga pendidik," ujar Wakil Dekan Bidang Sumber Daya FTI UII sekaligus Dosen Jurusan Teknik Industri, Dr. Ir. Agus Mansur, S.T., M.Eng.Sc., IPU., Kamis, 12 Maret 2026.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), akses internet penduduk Indonesia telah mencapai 72,78 persen pada tahun 2024, meningkat dari 69,21 persen di tahun sebelumnya. 

Dr. Agus Mansur menyatakan bahwa guru tidak lagi cukup hanya mengandalkan metode konvensional di tengah kondisi masyarakat yang sudah menjadikan informasi digital sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.

"Kondisi tersebut menuntut para guru dan pendidik untuk memiliki kemampuan adaptasi yang lebih kuat terhadap perkembangan teknologi, sehingga guru perlu memanfaatkan berbagai perangkat digital, platform pembelajaran daring, serta teknologi kecerdasan buatan untuk mendukung proses belajar mengajar yang lebih efektif dan relevan," ujar Dr. Agus.

Senada dengan hal tersebut, Dosen Program Studi Manajemen Rekayasa FTI UII, Sayyidah Maulidatul Afraah, S.T., M.T., menyoroti dominasi pelajar tingkat SMA dan sederajat yang mencakup sekitar 31,89 persen dari total pengguna internet di Indonesia. 

"Angka ini membuktikan bahwa generasi pelajar saat ini tumbuh dalam lingkungan yang sangat akrab dengan teknologi digital, baik untuk aktivitas belajar maupun komunikasi," urainya.

Menurut Sayyidah, peran guru kini telah bertransformasi menjadi lebih strategis yakni sebagai fasilitator yang membimbing siswa menggunakan teknologi secara bijak.

"Guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai materi pelajaran, tetapi juga sebagai fasilitator pembelajaran yang mampu membimbing siswa dalam memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif, sehingga literasi digital serta kemampuan mengintegrasikan teknologi ke dalam proses pembelajaran menjadi kompetensi penting," tegas Sayyidah.

Melalui pendekatan yang adaptif dan inovatif ini, proses pembelajaran diharapkan menjadi lebih interaktif, kontekstual, dan sesuai dengan karakter generasi muda. 

Selain menjadi pengguna teknologi, siswa diarahkan untuk mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta tanggung jawab dalam pengembangan pengetahuan. 

FTI UII berkomitmen untuk terus membersamai para pendidik melalui program penguatan kompetensi dan kolaborasi akademik yang responsif terhadap dinamika transformasi digital di masa depan.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment