News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Umaruddin Masdar Nahkodai DPW PKB DIY 2026-2031, Waketum Bawa Pesan Khusus

Umaruddin Masdar Nahkodai DPW PKB DIY 2026-2031, Waketum Bawa Pesan Khusus

WARTAJOGJA.ID : Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) 2026-2031 resmi dikukuhkan Sabtu (7/2). 

Hadir langsung dalam pelantikan itu Wakil Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal yang juga merupakan Wakil Ketua DPR RI, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, juga sejumlah perwakilan pengurus partai-partai di DIY.

Dalam pelantikan itu dikukuhkan Umaruddin Masdar selaku Ketua DPW PKB DIY periode 2026-2031, Aslikh Rina Ulyaddin selaku Sekretaris DPW PKB DIY periode 2026-2031, dan Sulastini selaku Bendahara DPW PKB DIY periode 2026-2031.

Selain itu dikukuhkan pula Nyai Hj. Ida Fatimah selaku Ketua Dewan Syuro DPW PKB DIY dan KH. Rizqi Aziz Maksum selaku Sekretaris Dewan Syuro DPW PKB DIY periode 2026-2031.

Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal mengatakan selamat atas pelantikan para pengurus DPW PKB DIY yang menampilkan wajah baru dan sebagian merupaka kalangan generasi muda itu.

Dalam pesannya, Cucun mendorong para pengurus baru langsung tancap gas. Untuk memulai tahapan pencalegan dini. Strategi itu diambil untuk memastikan kader yang muncul bukanlah sosok politisi lima tahunan yang hanya datang saat butuh suara.

"Kami instruksikan segera pleno untuk pencalegan dini. Biar diuji, siapa kader yang punya modal sosial kuat dan benar-benar melayani rakyat," katanya.

Cucun mengatakan ia membawa mandat dari Ketua Umum Muhaimin Iskandar. 

"PKB harus punya ciri khas baru, bagaimana hadir kader-kader selama ini di tengah-tengah rakyat, menunjukkan semua pengabdiannya," tegasnya.

Tak hanya itu, di tengah gejolak ekonomi global dan krisis kepercayaan terhadap lembaga politik, Cucun meminta kepada para kader untuk menjaga etika. Sebab menurutnya rakyat hari ini sangat sensitif terhadap perilaku para elite politik. 

"Satu dua yang menyimpang yang disalahkan seluruh partai. Karena itu pengurus PKB harus menjadi teladan dalam sikap dan etika," tegasnya. 

Cucun menegaskan, PKB tahun ini telah memulai langkah maraton menuju Pemilu 2029 dengan melakukan pengukuhan pengurus tingkat provinsi secara serentak di empat wilayah, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Agenda ini bukan sekadar seremonial organisasi, melainkan sebuah "kick-off" politik yang menandai dimulainya kerja keras kader di akar rumput untuk memenangkan kepercayaan rakyat di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.

Cucun menegaskan bahwa pengukuhan ini membawa mandat langsung dari pimpinan pusat yang wajib dijalankan oleh seluruh kader di daerah. Ia menyampaikan bahwa mandat dan pesan kepemimpinan Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin hadir utuh dalam setiap proses pengukuhan, menegaskan arah politik PKB untuk bertransformasi dari sekadar peserta pemilu menjadi kekuatan politik yang memimpin perubahan.

"Pengukuhan ini adalah penegasan arah politik PKB ke depan, apakah kita akan menjadi partai yang biasa-biasa saja atau partai luar biasa dalam pengabdian kepada rakyat dan Indonesia," ujar Cucun dalam pidatonya.

Dalam amanatnya, PKB menyoroti kondisi dunia yang sedang tidak baik-baik saja akibat gejolak ekonomi global dan konflik di berbagai kawasan seperti Timur Tengah dan Eropa. Meski kondisi Indonesia relatif stabil, Cucun menekankan bahwa rakyat membutuhkan lebih dari sekadar stabilitas, yakni kepastian hidup, keadilan, dan martabat. Oleh karena itu, PKB memposisikan diri sebagai "Solusi Bangsa" yang tidak hanya pandai mengkritik, tetapi mampu menawarkan jalan keluar konkret bagi persoalan ekonomi dan sosial.

Cucun Ahmad Syamsurijal juga mengingatkan para pengurus bahwa tantangan politik saat ini sangat berat, terutama dalam menjaga kepercayaan publik. 

"Kepercayaan rakyat itu seperti udara bagi partai politik; tanpa udara kita mati. Kepercayaan juga seperti kaca, sekali jatuh tidak bisa utuh seperti sedia kala," tegasnya.

Lebih lanjut, DPP PKB menginstruksikan agar Dewan Pengurus Wilayah (DPW) tidak hanya berfungsi sebagai sekretariat administratif, melainkan harus menjadi mesin politik yang hidup dan bergerak hingga ke tingkat paling bawah. Cucun menekankan bahwa kemenangan PKB tidak bisa diraih hanya melalui aktivitas para elit di Jakarta, melainkan melalui kehadiran nyata struktur partai di tengah persoalan rakyat.

"PKB menang kalau struktur hidup sampai bawah dan hadir di tengah persoalan rakyat. Pengurus harus dikenal bukan karena ada di baliho, tetapi karena kehadirannya saat rakyat membutuhkan," tutur Cucun.

Ia menambahkan bahwa melayani rakyat adalah kerja politik yang nyata, bukan sekadar kegiatan tambahan. Cucun mengajak para kader untuk "naik kelas" dari sekadar politisi yang fokus pada kontestasi, menjadi pemimpin dan negarawan yang fokus pada masa depan bangsa.


Sementara Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar mengatakan, usai resmi dilantik, pihaknya akan fokus menata struktur partai, kaderisasi, dan pemenangan Pileg dan Pilpres 2029 mendatang. 

Dengan adanya banyak wajah baru dan energi baru, Umaruddin berharap DPW PKB DIY akan semakin kuat, solid, serta enerjik. Sehingga ke depan bisa mencapai target yang diharapkan.

"Kami ingin mempertahankan basis kultur kami dan kami akan mengekspansi dengan fokus pada pemilih perempuan dan anak-anak muda," kata dia. 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Next
This is the most recent post.
Previous
Older Post

Post a Comment