News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Jabat Rektor SiberMu 2025–2029, Bambang Riyanta Ungkap Tantangan Disrupsi AI

Jabat Rektor SiberMu 2025–2029, Bambang Riyanta Ungkap Tantangan Disrupsi AI

WARTAJOGJA.ID:  Dr. Ir. Bambang Riyanta, S.T., M.T. resmi dilantik sebagai Rektor Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) untuk masa jabatan 2025–2029 berlokasi di Gedung SM Tower Yogyakarta Sabtu 14 Februari 2026.

Prosesi pelantikan ini menandai tonggak estafet kepemimpinan baru bagi pelopor perguruan tinggi berbasis daring penuh di Indonesia, sekaligus mempertegas posisi SiberMu dalam menghadapi arus disrupsi teknologi yang kian masif.

Dalam pidato pelantikannya, Dr. Bambang Riyanta menegaskan komitmennya untuk membawa SiberMu menjadi institusi pendidikan digital yang kolaboratif, berintegritas, dan berkemajuan. 

Fokus utama kepemimpinannya adalah memperkuat ekosistem pembelajaran daring yang inovatif agar memiliki daya saing yang kuat, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Amanah ini merupakan momentum penting bagi SiberMu untuk terus meningkatkan akses pendidikan yang fleksibel bagi masyarakat luas. Kami mengusung semangat 'Belajar Sepanjang Masa, Tanpa Batas' guna memastikan bahwa pendidikan berkualitas dapat dijangkau oleh siapa saja, di mana saja," ujar Dr. Bambang Riyanta di sela pelantikan.

Navigasi di Era Kecerdasan Buatan

Sebagai rektor yang memimpin universitas berbasis teknologi, Bambang menyoroti tantangan berat di masa depan, khususnya terkait kehadiran Generative AI, otomasi robot, hingga komputer kuantum.

Ia memaparkan bahwa dampak AI terhadap peradaban saat ini diprediksi melebihi pengaruh penemuan api, listrik, maupun internet, yang secara perlahan mulai menggeser peran manusia di berbagai sektor.

Bambang memperingatkan bahwa kecerdasan buatan bukan lagi sekadar alat, melainkan sebuah agen yang mampu mengambil keputusan dan menciptakan ide-ide baru. Mengacu pada perkembangan global, ia menekankan pentingnya peningkatan literasi digital bagi masyarakat kampus agar tidak tertinggal oleh kemajuan mesin.

"Ke depan, AI akan menjadi seperti Einstein bagi setiap anak karena IQ AI yang sekarang sudah mencapai 155 dan terus tumbuh. Jika kita tidak melakukan sesuatu, kita akan tergantikan bukan oleh mesinnya, tetapi oleh orang yang mahir menggunakan AI tersebut," tegasnya.

Inovasi Layanan Berbasis AI

Menjawab tantangan tersebut, di bawah kepemimpinan Bambang, SiberMu terus melakukan akselerasi teknologi. Salah satu langkah konkretnya adalah pengembangan AISA (AI for Cyber Assistant), sebuah chatbot yang membantu mahasiswa menjawab pertanyaan seputar akademik dan administrasi selama 24 jam. 

Selain itu, SiberMu juga menerapkan aplikasi assessment untuk memantau kualitas Learning Management System (LMS) serta teknologi proctoring atau pengawas mesin untuk menjaga integritas ujian akhir.

Hingga saat ini, SiberMu telah mencatat pertumbuhan yang signifikan dengan total pendaftar mencapai lebih dari 15.000 orang sejak berdiri. 

Menurutnya saat ini terdapat total 34 dosen, dengan 33 di antaranya telah memiliki NUPTK. Dari sisi jenjang karier akademik, sebanyak 27 dosen sudah menjabat sebagai Asisten Ahli (AA), sementara 2 orang lainnya masih dalam proses pengajuan jabatan tersebut. Selain itu, tercatat ada 6 orang yang sedang menempuh proses pengajuan jabatan Lektor. Lalu
 6 dosen sedang menjalani proses sertifikasi dosen (Serdos), 11 dosen tengah menempuh studi lanjut untuk meningkatkan kompetensi pendidikan mereka, 6 orang dosen telah berhasil mendapatkan hibah bantuan dari pemerintah.

Dengan mayoritas mahasiswa yang sudah bekerja dan rata-rata berusia 33 tahun, SiberMu memposisikan diri sebagai solusi pendidikan yang adaptif terhadap dinamika zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai integritas akademik.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment