Kembalikan Senyum Anak di Bogor, Sido Muncul Gelar Operasi Gratis Bibir Sumbing
WARTAJOGJA.ID : Memasuki awal tahun 2026, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk kembali mempertegas komitmen kemanusiaannya dengan menyelenggarakan bakti sosial operasi sumbing bibir dan langit-langit bagi 50 pasien di wilayah Bogor dan sekitarnya, Rabu 14 Januari 2026.
Melalui produk unggulan Kuku Bima, Sido Muncul bekerja sama dengan RS Hermina Bogor menggelar bakti sosial itu.
Kegiatan yang juga berkolaborasi dengan Smile Train Indonesia ini menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Sido Muncul untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat menyatakan, bantuan operasi ini memiliki dampak yang bersifat permanen.
Tindakan medis yang singkat ini mampu mengubah seluruh garis hidup seorang anak mulai dari kesehatan hingga kepercayaan diri mereka.
Irwan memahami beban mental yang dipikul oleh para orangtua yang memiliki anak dengan kekurangan fisik sejak lahir.
"Kami ingin memperbaiki fisik mereka agar punya kepercayaan diri untuk tumbuh dan bersosialisasi tanpa rasa minder," tegas Irwan.
Irwan menyatakan bahwa kegiatan kemanusiaan ini juga merupakan bagian dari strategi promosi perusahaan yang dilakukan dengan cara beramal. Ia meyakini, bisnis yang jujur dalam membantu masyarakat akan lebih mudah mendapatkan kepercayaan serta kesuksesan dalam jangka panjang.
Menurutnya, sebuah iklan yang baik haruslah memiliki nilai kemanusiaan yang konkret serta mampu memberikan dampak nyata bagi kehidupan orang banyak.
Strategi ini dianggap sebagai bentuk partisipasi aktif swasta untuk membantu pemerintah dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial nasional secara mandiri. "Saya ingin mengajak rekan-rekan pelaku bisnis lain untuk melakukan promosi dengan cara yang memberikan manfaat langsung seperti ini," ajak Irwan.
Pada seremoni tersebut, Sido Muncul menyerahkan bantuan simbolis senilai Rp 325 juta untuk membiayai operasi 50 pasien di wilayah Bogor.
Dana tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan melalui produk Kuku Bima untuk terus meningkatkan kualitas hidup anak-anak Indonesia yang membutuhkan.
Direktur RS Hermina Bogor dr Muyi Ayoe Hapsari, SH, MM menyatakan bahwa bibir sumbing bukanlah sebuah hambatan permanen. Kondisi fisik ini bisa diperbaiki sepenuhnya melalui prosedur medis yang tepat dan penanganan sedini mungkin.
Ia pun mengapresiasi dukungan konsisten dari Sido Muncul yang tidak pernah absen membiayai tindakan operasi bagi warga Kota Bogor.
Sebagai bentuk dukungan, pihaknya pun berkomitmen menyediakan tenaga medis terbaik serta fasilitas memadai untuk mendukung kelancaran program sosial yang sangat mulia ini. Dokter Muyi menambahkan, pihak keluarga tidak perlu ragu membawa anak mereka ke rumah sakit untuk ditangani sedini mungkin.
"Penanganan yang cepat akan sangat memengaruhi proses tumbuh kembang anak, terutama dalam hal kemampuan berbicara dan meningkatkan rasa percaya diri," tuturnya.
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, MA, yang turut hadir meninjau kegiatan tersebut mengungkapkan bahwa angka kasus bibir sumbing di Bogor mencapai 0,2 persen per 1.000 kelahiran hidup.
Secara nasional, setiap tahun terdapat sekitar 7.000 bayi di Indonesia yang lahir dengan kondisi sumbing bibir maupun langit-langit. Faktor genetik hingga masalah malanutrisi pada masa kehamilan ditengarai menjadi penyebab utama bibir sumbing masih ditemukan hingga sekarang.
Ia menilai pemerintah daerah sangat membutuhkan dukungan sektor swasta dalam menangani isu kesehatan masyarakat yang bersifat spesifik.
Menurut Dedie, kehadiran Sido Muncul dan Smile Train memberikan harapan nyata bagi warga Bogor yang selama ini kesulitan mengakses tindakan operasi. Ia pun mengapresiasi langkah konkret perusahaan yang mau turun tangan langsung membantu warganya mendapatkan senyum kembali secara cuma-cuma.
Dedie berharap langkah ini dapat meringankan beban ekonomi keluarga terdampak sekaligus meningkatkan indeks kesehatan masyarakat di wilayah Bogor Raya.
Country Manager and Program Director Smile Train Indonesia Deasy Larasati memberikan apresiasi mendalam atas dukungan berkelanjutan yang diberikan oleh Sido Muncul.
Menurutnya, kontribusi perusahaan sejak 2022 telah memberikan dampak nyata bagi ratusan anak sumbing di berbagai provinsi.
"Kami sangat berterima kasih kepada PT Sido Muncul yang telah memberikan kontribusinya. Dukungan ini sangat berarti tidak hanya bagi anak-anak di Bogor, tetapi juga di berbagai provinsi lain di Indonesia," tutur Deasy.
Bantuan operasi sumbing bibir dan langit-langit sumbing secara gratis ini telah dilakukan Sido Muncul sejak 2018 yang diawali di Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Selain dengan Smile Train, Sido Muncul juga menggandeng beberapa lembaga atau yayasan lainnya dengan total 344 pasien yang telah dioperasi.
Sementara itu, khusus kerja sama dengan Smile Train Indonesia sejak 2022 hingga akhir 2025, perusahaan telah mengoperasi 410 pasien di berbagai daerah. Jika diakumulasikan, total pasien sumbing yang telah dibantu Sido Muncul hingga saat ini mencapai angka 754 orang.
Post a Comment