News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Asah Skill Bareng Master China, Ratusan Teknisi Ponsel Tanah Air Bedah Jeroan iPhone 17 Pro Max di Yogyakarta

Asah Skill Bareng Master China, Ratusan Teknisi Ponsel Tanah Air Bedah Jeroan iPhone 17 Pro Max di Yogyakarta


WARTAJOGJA.ID : Dunia reparasi gadget di Indonesia memasuki babak baru dengan hadirnya transfer ilmu tingkat tinggi langsung dari pakar internasional. Bangtek resmi menyelenggarakan forum "YCS Repair Knowledge Sharing" yang bertempat di Libre Style, Sleman, Yogyakarta, pada 17-18 Januari 2026. 

Acara ini menjadi magnet bagi ratusan teknisi profesional, mahasiswa, hingga anggota komunitas dari berbagai pelosok negeri, mulai dari Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Nusa Tenggara Barat, yang datang demi meningkatkan standar keahlian mereka agar mampu bersaing di kancah global.

Kasno, selaku penyelenggara kegiatan dari Bangtek, mengungkapkan bahwa acara ini merupakan langkah konkret untuk menjawab tantangan minimnya akses informasi mengenai teknologi perangkat terbaru di Indonesia. 

Ia menjelaskan bahwa YCS merupakan training center asal China yang telah memiliki reputasi internasional, dan kehadirannya di Yogyakarta kali ini membawa misi khusus untuk memberikan mentoring intensif selama dua hari penuh. Menurut Kasno, hambatan utama teknisi lokal saat ini adalah ketertinggalan informasi mengenai kasus-kasus kerusakan pada perangkat generasi paling mutakhir.

"Hambatan utamanya adalah informasi, misalnya di luar negeri sekarang sudah banyak kasus-kasus iPhone 17 seperti masalah kamera atau CPU, namun di Indonesia orang yang benar-benar memahami dan menguasai kasus tersebut masih sangat sedikit," ujar Kasno saat ditemui di lokasi acara pada Sabtu (17/1/2026). 

Ia menambahkan bahwa melalui forum ini, para teknisi diajarkan teknik perbaikan tingkat lanjut untuk perangkat seperti iPhone 17 Pro Max dan iPad, yang menjadi kurikulum utama dalam sesi praktik langsung.

Daya tarik utama kegiatan ini adalah kehadiran Mr. Yang, seorang master teknisi internasional dari YCS yang membimbing langsung 62 peserta terpilih. Berbeda dengan seminar biasa, pelatihan ini menggunakan skema mentoring interaktif di mana setiap peserta mendapatkan koreksi langsung atas teknik pengerjaan mereka. 

Kasno menegaskan bahwa setiap teknisi memiliki karakter dan trik yang berbeda-beda, sehingga tim mentor bertugas mengidentifikasi serta menambal celah kemampuan yang masih kurang agar para peserta bisa benar-benar "naik kelas".

Selain fokus pada kerumitan mesin dan komponen mikro, para peserta juga dibekali dengan penguatan soft skill, terutama dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana membangun kepercayaan publik dan profesionalisme. 

Norman, salah satu panitia acara, menyebutkan bahwa pemilihan lokasi di Libre Style sangat strategis karena tempat tersebut merupakan one stop solution dengan peralatan servis terlengkap di Yogyakarta. Hal ini diharapkan dapat memberikan gambaran ideal bagi para teknisi dalam membangun ekosistem kerja yang profesional dan berkelanjutan di daerah masing-masing.

Melalui pelatihan intensif ini, Bangtek optimistis bahwa peningkatan keterampilan teknisi lokal akan memberikan dampak domino terhadap penguatan ekonomi nasional. 

Dengan menguasai teknik perbaikan perangkat kelas atas, profesi teknisi bukan lagi sekadar pekerjaan sampingan, melainkan solusi strategis untuk menekan angka pengangguran melalui pembukaan lapangan kerja berbasis keahlian spesialis. 
Dengan bekal ilmu dari master China ini, teknisi Indonesia kini diharapkan tidak hanya mampu menjadi jagoan di dalam negeri, tetapi juga memiliki kapabilitas untuk menembus pasar kerja internasional.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment