News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Pesona Parangtritis di Hari Natal: Ribuan Wisatawan Padati Pantai Meski di Bawah Pengawasan Ketat Arus Balik

Pesona Parangtritis di Hari Natal: Ribuan Wisatawan Padati Pantai Meski di Bawah Pengawasan Ketat Arus Balik

WARTAJOGJA.ID : Suasana hangat perayaan Natal tahun 2025 di Yogyakarta terasa begitu hidup di pesisir selatan, di mana ribuan orang terpantau memadati Pantai Parangtritis, Kretek, Bantul, untuk menikmati momen libur panjang mereka. Berdasarkan pantauan di lokasi, tampak gelombang wisatawan yang datang silih berganti; sebagian besar terlihat asyik duduk-duduk santai di hamparan pasir sembari menikmati angin laut, sementara yang lainnya tampak sangat ceria saat bermain air dan mengejar ombak di tepian pantai yang ikonik tersebut. 

Keramaian ini bukan tanpa alasan, sebab daya tarik magis Parangtritis selalu menjadi magnet utama bagi pelancong yang merindukan suasana khas Jogja yang ramah dan penuh kegembiraan di penghujung tahun.

Data kunjungan menunjukkan tren yang sangat positif, di mana Koordinator TPR Parangtritis, Rokhmad Ridwanto, mengungkapkan bahwa pada hari sebelumnya, Rabu (24/12/2025), tercatat sebanyak 6.216 orang telah memasuki kawasan pantai melalui tempat pemungutan retribusi.

Antusiasme ini terus berlanjut hingga hari H Natal, Kamis (25/12/2025), dengan catatan sekitar 2.500 orang sudah memadati area pantai hingga pukul setengah 12 siang. Rokhmad memprediksi jumlah ini akan terus melonjak tajam karena karakteristik wisatawan yang biasanya berbondong-bondong datang saat hari beranjak sore untuk mengejar pemandangan matahari terbenam.

"Untuk hari ini, tepatnya sampai jam setengah 12 siang sudah ada sekitar 2.500 orang masuk ke Pantai Parangtritis, tapi semakin sore biasanya semakin banyak wisatawan yang datang," ujar Rokhmad saat memberikan keterangan di Parangtritis, Bantul.

Kegembiraan liburan ini dirasakan langsung oleh Setya (44), seorang wisatawan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yang mengaku ini adalah kunjungan keduanya ke Parangtritis setelah menyempatkan diri singgah di rumah saudaranya di Jogja. Setya menceritakan bahwa kunjungan ini merupakan permintaan anak-anaknya yang ingin bermain di pantai yang lokasinya terjangkau dari pusat kota. 

Pengalaman serupa dibagikan oleh Faras (35), wisatawan asal Semarang, yang sengaja memilih Parangtritis sebagai destinasi pembuka sebelum melanjutkan perjalanan ke Obelix Sea View di sore hari karena jalurnya yang searah, sehingga mereka bisa bermain air terlebih dahulu sebelum menikmati pemandangan dari ketinggian.

Namun, di balik keseruan tersebut, faktor keamanan tetap menjadi prioritas utama pihak berwenang, terutama mengingat kondisi cuaca bulan Desember yang sering tidak menentu. Direktur Utama Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB), Agustin Peranginangin, menjelaskan bahwa meski pantai, Malioboro, Prambanan, dan Borobudur menjadi primadona, wisata pantai di jalur lintas selatan (pansela) DIY memiliki risiko tinggi terkait kecelakaan laut akibat rip current atau arus balik. Agustin menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mencapai target zero accident, apalagi mengingat adanya kejadian kecelakaan laut beberapa hari sebelumnya.

"Tapi yang paling kita khawatirkan, apalagi dengan cuaca Desember seperti ini di Pantai dan daerah pegunungan, apalagi wisata pantai, khususnya pansela DIY sangat diminati meski sangat berisiko tinggi. Karena itu kami dan Dipolairud Polda DIY melakukan pengamanan karena kami ingin zero accident (nol kasus)," tegas Agustin.

Guna memastikan keamanan para pengunjung, Badan Pelaksana Otorita Borobudur (BPOB) telah bersinergi dengan Ditpolairud Polda DIY untuk melakukan pengawasan ketat agar tidak ada wisatawan yang nekat bermain air di zona berbahaya. Kabagbinopsnal Ditpolairud Polda DIY, AKBP Bayu Herlambang, menyatakan bahwa pihaknya telah menerjunkan 120 personel yang tersebar mulai dari Waduk Sermo hingga Pantai Sadeng dengan menggandeng Basarnas. 

Khusus di wilayah Bantul, titik rip current yang perlu diwaspadai berada di Parangtritis dan Parangkusumo, di mana pada hari ini terpantau ada enam titik arus balik yang posisinya selalu berpindah-pindah, sehingga petugas terus melakukan pembaruan informasi secara berkala demi menjaga keselamatan setiap wisatawan yang ingin merayakan libur Natal dengan penuh sukacita di Yogyakarta.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment