News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kinerja Terus Membaik, Sido Muncul Akan Bagi Dividen Rp 540 Miliar

Kinerja Terus Membaik, Sido Muncul Akan Bagi Dividen Rp 540 Miliar

WARTAJOGJA.ID : Emiten Produsen Tolak Angin PT Industri Jamu Dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) telah menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Rabu, (15/5/2024).

Dalam rapat tersebut, pemegang saham SIDO menyetujui penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku 2023 melalui pembagian dividen tunai kepada pemegang saham sebesar Rp 918 miliat. 

Dividen ini setara dengan Rp 30,6 per lembar saham dengan rasio pembayaran sebesar 96,56% dari laba bersih perseroan untuk tahun 2023.

Adapun dari total tersebut, sebesar Rp 12,6 per lembar saham, atau seluruhnya berjumlah Rp 378 miliarnya telah didistribusikan kepada pemegang saham sebagai dividen interim tunai pada 20 November 2023. 

Keputusan ini diambil berdasarkan Rapat Direksi tanggal 12 Oktober 2023 dan disampaikan kepada OJK melalui surat nomor 003/SM-DIR/BEI/X/2023 pada 23 Oktober 2023.

Sisanya sebesar Rp 18,00 per lembar saham, atau seluruhnya berjumlah Rp 540 miliar, akan dibagikan dalam bentuk dividen tunai. 

Sementara itu penjualan Sido Muncul naik 16% pada Kuartal I 2024.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) mencatat penjualan bersih sebesar Rp 1,05 triliun pada kuartal pertama 2024. Jumlah ini naik 16% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Semua segmen bisnis mengalami pertumbuhan penjualan, didorong oleh peningkatan volume baik di pasar domestik maupun internasional. 

David Hidayat, Direktur Utama SIDO juga mengatqkan penjualan ekspor ikut tercatat tumbuh sebesar 44%, dengan kontribusi 7% terhadap total penjualan pada kuartal pertama 2024. 

Dari segi profitabilitas, margin laba kotor meningkat menjadi 59% pada kuartal pertama 2024, naik dari 53% pada kuartal pertama 2023. 

"Peningkatan laba kotor didorong oleh efisiensi dalam biaya operasional tidak langsung dan harga bahan baku yang lebih rendah, terutama untuk segmen makanan dan minuman setelah normalisasi rantai pasokan," jelasnya dalam keterangan resmi, Jumat (17/5). 

SIDO juga mencatatkan adanya beban operasional, termasuk beban iklan dan promosi, serta beban administrasi dan umum yang naik sekitar 10%, namun tetap lebih rendah dari pertumbuhan penjualan. 
"Akibatnya, marjin laba operasional meningkat menjadi 47% dibandingkan dengan 42% pada tahun 2023. Laba bersih setelah pajak mencapai Rp 390 miliar pada kuartal pertama 2024," sambung David. 

Manajemen tetap optimis terhadap kinerja positif SIDO hingga akhir tahun, didukung oleh pemulihan belanja konsumen dan berbagai inisiatif strategis.

Perusahaan akan fokus pada pengenalan produk baru, memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kesadaran merek dan produk, meningkatkan kualitas outlet melalui aplikasi MY SIDO MUNCUL, memperluas dan meningkatkan kinerja pasar ekspor, serta menjaga efisiensi biaya. 

Selain itu perusahaan juga telah menandatangani Perjanjian Kerjasama Penunjukan Sub Distributor dengan PT Atri Distribusindo yang merupakan grup Alfamart untuk mempersingkat jalur distribusi modern trade channel dalam meningkatkan penjualan serta marjin laba.

Kerjasama serupa akan dikembangkan untuk modern trade channel perusahaan lainnya.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment