News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Adaptasi Perkembangan Zaman, FTI UII Kenalkan Smart Factory Installation

Adaptasi Perkembangan Zaman, FTI UII Kenalkan Smart Factory Installation

WARTAJOGJA.ID - Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Islam Indonesia (UII) membentuk Smart Factory Installation yang salah satu tujuan utamanya menghubungkan dunia industri dan pendidikan dengan fokus pada teknologi terkini berbasis kecerdasan buatan (AI) dan internet of things (IoT).

Langkah ini dilakukan FTI UII sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman, di mana teknologi manufaktur berkembang pesat. 

Baik dalam lingkungan manufaktur modern, pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola, menginstalasi, dan memanfaatkan teknologi ini menjadi krusial. 

Ketua Tim Smart Manufactur Pemasangan, Abdullah Azzam, M.T., IPM menjelaskan pembentukan tim Smart Factory Installation karena adanya perubahan mendalam dalam industri yang semakin mengadopsi teknologi AI dan IoT. 

"Oleh karenanya, tim ini berperan penting dalam memfasilitasi pengadaan, instalasi, dan pelatihan alat-alat berbasis AI dan IoT, yang akan digunakan di laboratorium pendidikan," jelas Azzam Selasa (19/12).

Tim Smart Factory Installation dibentuk dengan tujuan utama untuk menghubungkan dunia industri dengan pendidikan, dengan fokus pada teknologi terkini berbasis kecerdasan buatan (AI) dan internet of things (IoT). Latar belakangnya adalah mengenai perubahan mendalam dalam industri yang semakin mengadopsi teknologi AI dan IoT. 

Dalam lingkungan manufaktur modern, pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola, menginstalasi, dan memanfaatkan teknologi ini menjadi krusial. Oleh karena itu, tim ini berperan penting dalam memfasilitasi pengadaan, instalasi, dan pelatihan alat-alat berbasis AI dan IoT, yang akan digunakan di laboratorium pendidikan.

Pemasangan alat di laboratorium bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa kepada konsep dan aplikasi praktis teknologi ini dalam konteks industri, mempersiapkan mereka dengan pemahaman yang relevan untuk menghadapi tantangan dan peluang di dunia kerja yang semakin terkoneksi dan cerdas. 

Dengan cara ini, Tim Smart Factory Installation berperan sebagai jembatan penting antara dunia pendidikan dan industri, serta membantu menciptakan generasi tenaga kerja yang siap menghadapi perubahan teknologi dalam lingkungan manufaktur masa depan.

Tujuan utama adalah mengintegrasikan teknologi AI dan IoT ke dalam lingkungan pendidikan, khususnya di laboratorium. Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa kepada konsep dan praktik penggunaan teknologi ini dalam industri, sehingga mereka dapat memahami dan menguasai potensi serta aplikasi nyata dari AI dan IoT dalam manufaktur.

Melalui pengenalan teknologi AI dan IoT di laboratorium pendidikan, mahasiswa dapat mengakses pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan dunia industri yang terus berkembang. Ini membuat pendidikan menjadi lebih relevan dengan tuntutan pasar kerja.

Ia menjelaskan, pemasangan alat di laboratorium tersebut bertujuan untuk memperkenalkan mahasiswa kepada konsep dan aplikasi praktis teknologi dalam konteks industri. Mahasiswa dibekali pemahaman yang relevan untuk menghadapi tantangan di dunia kerja yang semakin terkoneksi dan cerdas. 

Penerapannya menyasar mahasiswa ketika mulai duduk di semester tiga dengan lama proses pembelajaran kurang lebih dua tahun. Untuk menunjang mata kuliah, Program Studi Teknik Industri memiliki enam fasilitas laboratorium yaitu Lab Sistem Manufaktur Terintegrasi (Simanti), Lab Inovasi dan Perancangan Organisasi (IPO), Lab Data Mining (Datmin), Lab Pemodelan Simulasi Industri (Delsim), Lab Desain Sistem Kerja dan Ergonomi (DSKE), dan Lab. Enterprise Resource Planning (ERP). 

Lab ERP ini merupakan satu-satunya laboratorium Teknik Industri di Indonesia yang bekerjasama dengan SAP University Alliance Program. Keseluruhan, LabSimanUII menyediakan kelas praktikum proses manufaktur, desain perancangan teknik industri, dan asssembly line balancing untuk mahasiswa.

Kepala Laboratorium Manufaktur Jurusan Teknik Industri, Putri Dwi Annisa, M.Sc menambahkan, tema dari program ini adalah smart manufaktur yang artinya lebih menekankan pada penggunaan teknologi. 

"Di Indonesia, AI termasuk suatu hal yang baru sehingga kita coba mempersiapkan mahasiswa agar ketika lulus punya pemahaman tentang berbagai macam teknologi," kata dia. (Rls)


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment