News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Menggeliatkan UMKM Di Era Digital

Menggeliatkan UMKM Di Era Digital



Semarang – Fakta bahwa UMKM jumlahnya mencapai 64 juta, merupakan salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia, mampu menjaga daya beli masyarakat di saat ekonomi terpuruk, menyumbang penyerapan tenaga kerja terbesar, berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi dan pemasukan pajak, sulit untuk dibantah.

Untuk itu, tak berlebihan rasanya jika pemerintah melalui BI menargetkan program 1.000 korporatisasi UMKM Indonesia hingga tahun 2025. Peningkatan kolaborasi antar pelaku UMKM diharapkan mampu
meningkatkan ketahanan komunitas, mengingat perubahan pola belanja masyarakat dari toko fisik (offline) telah beralih ke sistem elektronik (online). Agar UMKM tetap tumbuh, dukungan pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan.

”Korporatisasi UMKM adalah bentuk peningkatan kapasitas UMKM melalui pembentukan kelompok atau badan usaha, termasuk melalui integrasi-integrasi suatu rangkaian nilai bisnis untuk mencapai skala ekonomi dalam memperluas akses pasar dan pembiayaan,” tutur Kokok Herdhianto Dirgantoro dalam acara webinar literasi digital bertema ”UMKM dalam Kacamata Dunia Digital” yang digelar Kementerian Kominfo untuk warga masyarakat Kabupaten Semarang, Jumat (9/7/2021).
Pendiri dan CEO Opal Communication itu mengatakan, korporatisasi UMKM akan merambah ke beberapa bidang; komoditas pangan, komoditas potensi ekspor, komoditas pendukung pariwisata, wirausaha, dan penerima bansos. 

Moderator Zacky Ahmad, Heru Prasetyo (Scriptwriter MSV studios, Media Manajer Seknas gusdurian0, (Founder & CEO Opal Communication), Muhammad Thobroni (dosen Universitas Borneo), Sigit Rahmanto (Jurnalis Radar Jateng), dan musisi Nania Yusuf selaku key opinion leader.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment