News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP ke Bawah, Pemkot Yogya Fokus Vaksinasi Guru

Sekolah Tatap Muka Jenjang SMP ke Bawah, Pemkot Yogya Fokus Vaksinasi Guru


Ilustrasi tatap muka sekolah (ist)

WARTAJOGJA.ID : Pemda DIY berencana menggelar uji coba sekolah tatap muka untuk tingkat SMA. Namun, untuk jenjang SMP ke bawah Pemkot Yogyakarta belum merencanakan jadwal uji coba. Jenjang SMP ke bawah sendiri diketahui merupakan tanggung jawab Pemkot Yogyakarta.

"Ya ini kan kita upayakan agar vaksinasi guru ini bagian dari upaya kita untuk menyambut menyiapkan pembelajaran tatap muka," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi ditemui di Hotel Abadi Malioboro, Rabu (24/3). 

Dia menjelaskan, Pemkot Yogya juga belum menentukan sekolah level mana dulu yang akan menggelar tatap muka. 

"Yang belum kita tentukan adalah siapa atau level mana yang menjalankan tatap muka dulu. Kalau di Provinsi ada kampus dan SMA. Nah kita punya kewenangan di SMP, SD dan TK," ujarnya. 

"Sekarang ini sedang kita kaji apakah SMP dan SD itu sudah layak bisa tatap muka atau belum. Tapi kalau TK mungkin kita masih belum mengizinkan untuk tatap muka," ucapnya. 

Saat ini menurut Heroe, Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta tengah menyesuaikan aturan untuk uji coba ini. Pasalnya, dulu Pemkot Yogya pernah merencanakan Desember lalu tetapi urung lantaran kasus corona yang masih fluktuatif. 

"Karena dulu yang kita siapkan di bulan Desember sekarang mau kita perbaiki karena menyangkut tentang kondisi pasca vaksinasi ini apa saja yang harus kita siapkan. Tambahan apa yang perlu kita antisipasi supaya tidak terjadi sebaran di sekolah atau kelas," ujarnya. 

Kalaupun nanti uji coba tatap muka diterapkan, Heroe mengatakan siswa yang masuk akan dibagi dalam tiga gelombang. Artinya dalam satu kelas yang masuk hanya 30 persen. Siswa lainnya akan masuk di jam lainnya. 

"Tahap pertama tiga gelombang, tahap kedua mungkin menjadi dua gelombang, tahap ketiga mungkin satu gelombang," ujarnya. 

Heroe berharap jika kondisi corona semakim bisa diatasi, maka pembelajaran tatap muka bisa digelar setelah Lebaran. 

"Makanya insyaallah kalau misalnya tidak ada kasus mungkin tahun ajaran baru itu mungkin sudah bisa mulai," ujarnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Emma Rahmi Aryani mengatakan bahwa sekitar 5.700 guru di jenjang SMP hingga ke bawah tengah menjalani vaksinasi di Pemkot Yogya 22-27 Maret mendatang. 

"Sudah sejauh ini sekarang kemarin kan ini masih jalan mas. Kemarin kan kira-kira 5.700 (totalnya), itu yang baru berjalan ini," ujarnya. 

Dengan progres ini, Emma memastikan guru-guru di Kota Yogyakarta sudah tervaksin jika uji coba sekolah tatap muka dilaksanakan. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment