News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Para Pelestari Bangunan Bersejarah Yogya Dapat Penghargaan Sultan HB X

Para Pelestari Bangunan Bersejarah Yogya Dapat Penghargaan Sultan HB X




WARTAJOGJA.ID : Sejumlah pelaku pelestari adat, serta pemeliharaan dan pemanfaatan cagar budaya mendapat penghargaan khusus dari Raja Keraton yang juga Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X Kamis 19 November 2020

Penghargaan itu dilakukan karena berkat perjuangan mereka, sehingga identitas Yogyakarta sebagai kota budaya dan wisata selama ini masih terjaga.

Pelestari atau pelaku warisan budaya dan cagar budaya yang mendapatkan penghargaan itu antara lain pelestari Bangunan Indis Kantor Pos Besar, Bangunan Indis Jalan Malioboro, Bangunan Indis SD Marsudirini, dan Gardu Listrik Jalan Abu Bakar Ali. Selain itu pelestari dan perawat Bangunan Indis SMP Bopkri II Yogyakarta, Bangunan Indis DOWA Jl. Margo Utomo dan Rumah Indis Jalan Sultan Agung juga mendapat penghargaan serupa.

“Penghargaan ini memiliki nilai tersendiri yang menjadi legacy bagi generasi penerus budaya,” ujar Sultan.

Sultan menambahkan lingkungan budaya selalu menghadapi dilema antara mempertahankan warisan lama dan menciptakan bentuk baru yang mampu mewadahi kehidupan yang berkembang maju.

“Namun keduanya harus dilihat sebagai tantangan yang menggugah inovasi dan kreativitas, agar kelak siap memasuki peradaban baru,” ujarnya.

Sultan berharap agar penghargaan tak hanya dimanfaatkan sebagai bentuk penyadaran akan arti pentingnya pelestarian budaya, yang dilanjutkan dengan pengembangan dan pemanfaatannya.

“Kita harus selalu berusaha meningkatkan kualitas budaya dengan memberinya ruh baru, suntikan spirit baru, untuk menghidupkan Yogyakarta sebagai kota budaya dengan misi dan atribut kultural yang disandangnya,” ujar Sultan.

Sultan meminta warisan budaya senantiasa dikembangkan maju tanpa kehilangan ruhnya. “Jika tidak, bisa jadi budaya kita akan terbentur kemandegan, karena mandulnya inovasi dan kreativitas, sehingga ditinggalkan komunitasnya sendiri,” kata Sultan.

Sultan mengatakan bahwa anugerah ini tidak hanya diberikan kepada para seniman dan pemerhati budaya skala lokal. Menuturnya spektrum penerima penghargaan dibuat semakin luas dan beragam.

Total ada 24 orang yang menerima penghargaan itu. Selain pelaku adat dan pelestari bangunan bersejarah, juga dari kalangan seniman dan budayawan yang telah bekerja bertahun-tahun.

Untuk kategori pelestari dan pelaku seni yang memperoleh penghargaan diantaranya ada sineas Garin Nugroho dan kelompok musik asal Yogya, Shaggydog. Sedangkan dari kategori budayawan ada sosok peneliti Pangeran Diponegoro yang juga akademisi Universitas Oxford Inggris, Peter Carey. (Cak/Rls)

 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment