News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ckck....Kerumunan Domino Pizza Yogya Ditindak Petugas

Ckck....Kerumunan Domino Pizza Yogya Ditindak Petugas





WARTAJOGJA.ID : Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pemerintah DI Yogyakarta dan Kota Yogyakarta menindak kerumunan warga yang mengantre di sebuah gerai Domino Pizza yang berlokasi di Jalan Kyai Mojo, Kecamatan Tegalrejo Kota Yogyakarta.

Penertiban itu disinyalir karena gerai pizza tersebut dinilai telah melanggar ketentuan social dan physical distancing di masa pandemi Covid-19 ini.

Belum diketahui jelas kapan pastinya kerumunan itu terjadi. Namun pada Sabtu (16/5) ini potret kerumunan pembeli di Domino Pizza Yogya itu telah viral melalui berbagai lini media sosial serta aplikasi percakapan.



“Menindaklanjuti laporan dari masyarakat ke pihak Satpol PP DIY yang diteruskan kepada Satpol PP Kota Yogyakarta dan kepolisian setempat, kerumunan antrean Dominos Pizza ditertibkan,” dinukil dari akun resmi Humas Pemda DIY, Sabtu 16 Mei 2020.

Atas kejadian di Domino Pizza itu, Humas Pemda DIY mengingatkan kepada pelaku usaha lain agar dapat tetap menaati protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta menerapkan physical distancing dan penggunaan masker.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X sehari sebelumnya sempat menyinggung soal rencana penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk Yogya dalam upaya menekan kasus pandemi yang belum kunjung menurun.


Hal itu disebabkan karena masih banyaknya warga yang nekat keluyuran dan bahkan menimbulkan keramaian serta kerumunan di jalanan Yogya belakangan ini.

"Sejauh ini kami masih campaign karena berharap masyarakat bisa mendisiplinkan diri (tidak banyak keluar rumah)," ujar Sultan.

Sultan menuturkan keputusan PSBB atau tidak sangat bergantung pada kedisiplinan warga dalam mengendalikan diri dengan cara banyak berada di rumah.



Namun rupanya, himbauan untuk berada di rumah itu tidak mempan. Upaya berdialog agar masyarakat bisa menahan diri dengan tidak keluar rumah saat kondisi tak mendesak juga banyak tidak dipatuhi.

"Kalau nanti dengan klaster-klaster (penularan Corona di Yogya) itu kasus yang positif semakin dominan, mungkin kami lakukan PSBB, biar bisa menertibkan mereka yang tidak disiplin ini," ujar Sultan.

(Jtn/Awh)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment