UAD Gelar P2K Prakarsa 2026: Sambut 4.940 Mahasiswa Baru dan Serahkan Beasiswa Rp17,7 Miliar
WARTAJOGJA.ID : Universitas Ahmad Dahlan (UAD) resmi membuka pelaksanaan Program Pengenalan Kampus (P2K) Prakarsa 2026 yang diikuti oleh 4.940 mahasiswa baru di Jogja Expo Center (JEC) pada Selasa (15/9/2026). Rangkaian kegiatan yang diawali pementasan seni budaya ini menjadi momentum penting untuk membekali para mahasiswa baru—yang dijuluki Dahlan Muda—dengan orientasi akademik, penguatan karakter, hingga ruang pengembangan diri.
Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menegaskan pentingnya efektivitas belajar di tingkat perguruan tinggi selama masa studi. “Adik-adik semua akan diberikan orientasi bagaimana cara belajar di perguruan tinggi yang efektif, bagaimana melaksanakan pembelajaran mandiri, serta mengenal aktivitas kemahasiswaan,” ujar Muchlas. Ia menambahkan bahwa seluruh proses orientasi ini diharapkan dapat mengantar para mahasiswa menyelesaikan pendidikan secara tepat waktu. “Saya berharap Adik-adik semua bisa menyelesaikan perkuliahan dan pendidikan selama kurang lebih 3,5 sampai 4 tahun,” lanjutnya.
Penekanan nilai integritas juga disampaikan oleh jajaran universitas. Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) UAD, Ir. Azman Latif, menekankan bahwa pendidikan di lingkungan Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) sangat memprioritaskan fondasi moral. “Pendidikan karakter itu sungguh sangat diutamakan,” kata Azman. Ia menggarisbawahi komitmen kampus terhadap kedisiplinan dan nilai etika para peserta didik. “Etika, akhlak, dan sopan santun merupakan fondasi utama pada Perguruan Tinggi Muhammadiyah, Aisyiah (PTMA), termasuk Universitas Ahmad Dahlan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UAD, Dr. Gatot Sugiharto, S.H., M.H., memaparkan ketersediaan 122 organisasi kemahasiswaan yang tersebar di 11 fakultas dan 60 program studi untuk memfasilitasi minat mahasiswa. “Mahasiswa UAD akan kami bekali bukan hanya dari perkuliahan yang terstruktur di ruang kuliah saja, tetapi juga pengalaman-pengalaman belajar di luar kampus,” tutur Gatot. Ia memaparkan bahwa kampus berkomitmen menggembleng tiga aspek utama pembelajaran. “Insyaallah UAD memfasilitasi ketiga modal tersebut—modal intelektual, modal sosial, dan moral capital—sebagai bekal bagi mahasiswa untuk lulus dan berkarya di luar kampus,” ucapnya.
Dalam hal pengembangan akademik spesifik, Gatot juga menyoroti keunggulan program studi kesehatan di UAD. “Fakultas Kedokteran kami berfokus pada dokter kebencanaan, sehingga lulusan kami memiliki kompetensi khusus dan nilai tambah dalam penanganan kondisi darurat bencana,” jelasnya. Keunggulan ini menjadi daya tarik bagi mahasiswa dari luar daerah, salah satunya Michi Radies Pratama, mahasiswa baru Program Studi Kedokteran asal Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. “Saya memilih FK UAD karena punya program penanggulangan bencana yang langsung terjun ke masyarakat. Di daerah asal saya di Sumatera Selatan, isu seperti kebakaran hutan dan lahan serta gempa bumi masih sering terjadi. Saya ingin ikut serta menolong masyarakat di sana,” ungkap Michi.
Pada P2K tahun ini, literasi mahasiswa baru turut dipacu melalui peluncuran karya tulis bersama. Ketua P2K UAD 2026, Fajar Hana M., menjelaskan bahwa kegiatan ini diintegrasikan dengan penerbitan buku antologi berjudul Gagasan Keilmuan Menuju Transformasi Berkemajuan. “Upaya ini merupakan bagian dari ikhtiar Dahlan Muda untuk menyadarkan generasi muda, khususnya mahasiswa baru Universitas Ahmad Dahlan, terhadap literasi sebagai kunci peradaban. Sehingga mahasiswa baru 2026 siap menjadi generasi emas 2045,” papar Fajar. Dari total 378 pendaftar, sebanyak 60 karya tulisan mahasiswa baru berhasil lolos seleksi untuk diterbitkan. “Ini membuktikan mahasiswa baru UAD 2026 memiliki potensi yang baik dan sudah siap untuk menjadi generasi emas,” imbuhnya.
Acara pembukaan tersebut juga diwarnai dengan penyerahan beasiswa secara simbolis oleh Rektor UAD beserta jajaran pimpinan BPH kepada perwakilan mahasiswa baru, di antaranya Nabila Zulfa Arifiani dari Prodi Teknologi Pangan (alumni SMKN 2 Depok Sleman) serta Dian Nurwahid dari Prodi Manajemen (alumni SMKN 2 Karanganyar). Total alokasi beasiswa yang dikucurkan UAD pada tahun akademik ini mencapai Rp17.723.900.000,00.
Sebagai penutup prosesi pembukaan, kegiatan orientasi diisi dengan pementasan hiburan dari Rektor Band, di mana Prof. Muchlas turut tampil memainkan gitar membawakan sejumlah tembang populer sebelum para mahasiswa baru memulai rangkaian kegiatan P2K dan Masa Ta'aruf (Masta) selama sepekan ke depan.
Post a Comment