News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

DPRD Kota Jogja Dorong Kuliner Tradisional Jadi Daya Tarik Wisata Melalui Program Latar Rejo

DPRD Kota Jogja Dorong Kuliner Tradisional Jadi Daya Tarik Wisata Melalui Program Latar Rejo


WARTAJOGJA.ID ; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Jogja menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan potensi kuliner lokal sebagai salah satu daya tarik wisata unggulan. Langkah strategis ini diintegrasikan secara langsung dengan nilai sejarah, pelestarian budaya, serta upaya pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah setempat.

​Salah satu wujud nyata dari dorongan tersebut diarahkan pada optimalisasi kawasan Museum Monumen Pangeran Diponegoro yang terletak di Kemantren Tegalrejo. Ruang publik bersejarah tersebut kini menghadirkan program rutin bertajuk Latar Rejo yang resmi diluncurkan pada Minggu (23/8/2026) dengan menggandeng sebanyak 65 pelaku usaha.

​Acara tersebut menjadi wadah bagi para penikmat kuliner untuk menikmati aneka sajian tradisional khas Jogjakarta, mulai dari gudeg, bakmi jawa, kudapan angkringan, jajanan pasar, hingga ragam minuman rempah. Melalui Latar Rejo, kawasan museum tidak hanya difungsikan sebagai sarana edukatif dan interaktif, tetapi juga dirancang untuk memberikan dampak ekonomi secara langsung bagi masyarakat di sekitarnya.

​Anggota Komisi B DPRD Kota Jogja, Oleg Yohan, menyatakan bahwa jajaran legislatif memberikan dukungan penuh terhadap hadirnya ruang-ruang kreatif yang memadukan pelestarian cagar budaya dengan penguatan ekonomi kerakyatan. Pihaknya berupaya agar kegiatan serupa dapat direplikasi di berbagai wilayah lain.

​"Selaku dewan, tentu saja kami mendorong kegiatan-kegiatan seperti ini tuh ada di kemantren-kemantren, yang kemudian bisa menjadi daya ungkit nilai ekonomi," kata Oleg saat memberikan keterangannya pada Senin (31/8/2026).

​Politisi Partai Nasdem tersebut menjelaskan bahwa Komisi B DPRD Kota Jogja yang membidangi sektor pariwisata, kebudayaan, UMKM, dan perdagangan akan terus bersinergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM serta Dinas Pariwisata. Sinergi ini bertujuan untuk menghadirkan ruang kreatif di setiap kemantren agar memiliki ciri khas tersendiri dalam menarik minat wisatawan.

​Lebih lanjut, Oleg juga menyampaikan harapannya agar keberlanjutan program penguatan ekonomi berbasis budaya ini dapat terus terjaga serta masuk ke dalam agenda resmi daerah.

​"Kami sangat berharap kegiatan seperti Latar Rejo ini menjadi salah satu event kalender tahunan," ujar Oleg menegaskan.

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment