News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ini Hotel Berbintang di Yogyakarta Yang Rela Sediakan Fasilitas Isolasi Mandiri Covid-19

Ini Hotel Berbintang di Yogyakarta Yang Rela Sediakan Fasilitas Isolasi Mandiri Covid-19



Ilustrasi Hotel Berbintang (ist)


Yogyakarta: Sejumlah hotel berbintang di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama masa pandemi ini turut serta dengan sukarela menyediakan fasilitas isolasi mandiri bagi pasien Covid-19.
“Ada sebanyak sembilan hotel yang mau menyediakan fasilitas isolasi mandiri pasien Covid-19 di masa pandemi ini dan kami mengucapkan terima kasih, semoga amal baik mereka dapat membawa kemaslahatan,” kata Wakil Gubernur DIY Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Ario (KGPAA) Paku Alam X Jumat 3 September 2021.
Sembilan hotel bintang tiga dan empat tersebut adalah Hotel Ibis, Grand Tjokro Yogyakarta, Sahid Raya, Sahid Rich Hotel, Indoluxe Yogyakarta, Savita Inn, UC UGM, Mutiara Yogyakarta, dan Tjokro Style Yogyakarta.
Kawasan Yogyakarta, sempat diterjang tsunami Covid-19 medio Juni-Juli lalu dengan kasus baru harian nyaris 3.000 kasus dalam sehari. Saat itu seluruh rumah sakit penuh dan tak bisa menampung, begitu pun shelter isolasi yang juga susah diperoleh sehingga warga banyak memilih isolasi mandiri di rumah tanpa pengawasan.
Paku Alam menuturkan, pemerintah tak tinggal diam dengan peran serta pelaku wisata seperti kalangan perhotelan yang bersedia menyediakan fasilitas isolasi mandiri itu. Karena bukan hal mudah pula bagi perhotelan menyediakan fasilitas isolasi mandiri di masa pandemi ini.
“Kami berharap seluruh pihak turut membantu percepatan penanganan Covid-19 di DIY, salah satunya juga untuk percepatan vaksinasi. Mengingat saat ini persentase vaksinasi DIY berada pada ranking 4 se-Indonesia setelah DKI Jakarta, Bali, dan Riau,” kata Paku Alam. 

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Rahardjo mengungkap langkah sembilan hotel DIY yang menyediakan fasilitas isoman pasien Covid-19 sebagai aksi sosial dalam membantu mempercepat penanganan wabah.
“Salah satu bentuk apresiasi, kami mendukung apa saja yang dibutuhkan hotel itu dalam memberikan layanan isolasi,” kata Singgih.
Yang dilakukan pemerintah saat ini, kata Singgih, memberi bantuan berupa enam belas item peralatan kesehatan kepada masing-masing pihak perhotelan itu. 
Bantuan untuk perhotelan itu dialokasikan dari Dana Keistimewaan DIY sebesar Rp 223 juta. 
Singgih mengatakan dengan dana keistimewaan yang sumbernya bukan APBD, difokuskan untuk penanganan Covid-19 di bidang pariwisata. Seperti percepatan vaksinasi, padat karya wisata, sarana protokol kesehatan untuk pekerja wisata dan keluarganya, sosialiasi pranatan anyar (era normal baru), iklan layanan dan yang dipersiapkan hibah untuk kelompok sadar wisata serta bantuan peralatan untuk menunjang isolasi di hotel-hotel itu. (Van/Dan)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment