News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sembilan Mall Terbesar di Yogyakarta Mulai Ujicoba Buka Lagi Pekan Ini

Sembilan Mall Terbesar di Yogyakarta Mulai Ujicoba Buka Lagi Pekan Ini


Malioboro Mall (ist)

Yogyakarta: Mall dan pusat  belanja di Kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman mulai ujicoba beroperasi kembali pekan ini.

Ujicoba pembukaan itu dilakukan di tengah belum turunnya status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 untuk DIY yang diperpanjang dari 24 hingga 30 Agustus 2021.

"Ada sejumlah mall yang sudah menyampaikan kepada kami untuk ujicoba pembukaan," kata Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi Selasa petang 24 Agustus 2021.

Sejumlah mall di Kota Yogyakarta yang sudah beroperasi kembali itu antara lain Galeria Mall, Lippo Plaza,  Malioboro Mall, juga Jogjatronik. 

Heroe yang juga Wakil Walikota Yogyakarta itu mengatakan beberapa tenant di mall yang beroperasi itu juga sudah mulai ikut buka. Namun seluruhnya harus mengikuti ketentuan pengunjung maksimal 50 persen.

"Dan semua tenant serta pengunjung juga musti membawa kartu vaksin dari scan barcode aplikasi Peduli Lindungi serta tidak mengijinkan anak di bawah 12 tahun masuk," kata Heroe.

Heroe mengatakan pembatasan jumlah pengunjung mall akan selalu dipantau petugas dan juga secara sistem dari aplikasi Peduli Lindungi.

"Pekan ini juga kami mulai pemantauan penerapan ujicoba pembukaan mall itu," kata Heroe.

Selain Di Kota Yogyakarta, sebanyak lima pusat perbelanjaan terbesar di Sleman juga sudah mulai beroperasi sejak Senin 23 Agustus 2021.

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menuturkan Sleman sudah mendapatkan ijin uji coba pembukaan mall dan pusat perbelanjaan pada perpanjangan PPKM Level 4 kali ini. 

"Di Sleman mall dan pusat perbelanjaan yang diuji coba pembukaan meliputi Plaza Ambarukmo, Jogja City Mall, Hartono Mall, Sleman City Hall dan Transmart," kata Kustini.

Kustini mengatakan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Sleman telah melakukan monitoring ke sejumlah mall dan pusat perbelanjaan.

"Tim dari Pemda Sleman terus berkeliling. Mereka mengecek kesiapan mall mall itu bagaimana. Termasuk yang paling penting adalah mengatur jaga jarak dan kapasitas. Dan alhamdulilah semua siap," kata Kustini.

Kustini mengatakan uji coba pembukaan mall telah dilakukan melalui berbagai pertimbangan yang matang. Salah satunya dari capaian vaksinasi karyawan mall yang telah mencapai angka 99 persen. 

Selain itu, setiap mall dan pusat perbelanjaan diwajibkan melengkapi alat cek suhu, fasilitas cuci tangan. hand sanitizer di setiap pintu masuk dan skenario pengaturan jaga jarak di setiap gerai dan tenant.

Untuk pengunjung dibatasi usia di atas 12 tahun dan di bawah 70 tahun. Dan melakukan skrining menggunakan aplikasi peduli lindungi di pintu masuk.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan akan memantau terlebih dulu kondisi perkembangan di setiap kabupaten/kota sebelum melakukan pembukaan restoran di luar mall sesuai rekomendasi pemerintah pusat.

“Kami akan melihat kondisi di lapangan seperti masalah suspek kasus dan sebagainya dulu. Kalau tidak memungkinkan yang dikhawatirkan kasus Covid-19 naik lagi," kata Sultan di sela mengikuti Rakor Persiapan Uji Coba Protokol Kesehatan dan Aplikasi Peduli Lindungi untuk Restoran di Luar Mall secara daring bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan Selasa petang.

Pemerintah sendiri telah menyusun protokol bagi restoran di luar mall yaitu dengan melakukan skrining digital melalui aplikasi Peduli Lindungi baik bagi pengunjung maupun karyawan. 

Petugas kemudian memeriksa scan QR Code dari aplikasi tersebut. Terdapat 3 kategori QR Code yang muncul, yaitu hijau, kuning, dan merah. 

Kategori hijau yaitu bagi warga yang telah memperoleh dua dosis vaksin, bukan kasus Covid-19, dan bukan kontak erat. Kategori kuning bagi warga yang sudah vaksin satu dosis atau belum vaksin, bukan kasus Covid-19, dan bukan kontak erat. Sementara kategori merah adalah bagi yang positif kasus Covid-19 dan kontak erat. 

Pengunjung atau karyawan yang masuk dalam kategori merah dipersilahkan meninggalkan restoran dan disarankan menggunakan jasa delivery.

Untuk mengantisipasi penularan Covid-19, terdapat beberapa aturan yang perlu diterapkan di restoran. Beberapa di antaranya adalah pembatasan jumlah orang, pengaturan lama makan pengunjung, pengaturan jarak antrian, pengaturan alur masuk dan keluar pengunjung serta pengaturan kursi makan. Restoran juga sebaiknya memasang partisi di meja untuk mengurangi risiko penularan Covid-19.

Sekretaris DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan meski tren kasus Covid-19 DIY mengalami penurunan beberapa waktu terakhir, namun pemerintah pusat menilai DIY belum memenuhi persyaratan untuk turun level PPKM dari Level 4 ke Level 3 dalam masa perpanjangan akhir Agustus ini.

“Yang dilihat pemerintah pusat soal perkembangan kasus itu berdasarkan wilayah aglomerasinya, jadi ketika sekitar Yogya masih merah atau Level 4, maka statusnya belum berubah untuk mengantisipasi penularan meningkat lagi," kata Aji.

Aji mencontohkan Yogyakarta sebagai kawasan aglomerasi masuk dalam kawasan Jogja Raya yang berbatasan langsung secara geografis dengan kawasan Solo Raya Jawa Tengah. (Cak/Rls)


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment