News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ribuan Wisatawan Nekat Terobos Pantai Parangtritis

Ribuan Wisatawan Nekat Terobos Pantai Parangtritis


Wisatawan nekat berwisata di Pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta pada Minggu (22/8) meski kebijakan PPKM Level 4 DIY belum berakhir. Dok Satpol PP DIY

Yogyakarta: Para wisatawan dari berbagai daerah terus berupaya masuk meski larangan berwisata selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Level 4 di Daerah Istimew Yogyakarta belum dicabut hingga jelang akhir Agustus ini.

Setelah beberapa pekan ini para wisatawan nekat menyambangi pantai-pantai di Gunungkidul juga kawasan Kaliurang Kabupaten Sleman, pekan ini giliran Pantai Parangtritis Bantul yang disambangi.

"Hari ini 60 petugas kami terjunkan ke Pantai Parangtritis Bantul karena ada kuranglebih 1.000 wisatawan dari pantauan kami yang nekat masuk kawasan itu," kata Koordinator Bidang Penegakan Hukum Satgas Covid-19 DIY Noviar Rahmad di sela pemantauan di Pantai Parangtritis Bantul Yogyakarta Minggu 22 Agustus 2021.

Noviar menyebut, masuknya para wisatawan itu ke Parangtritis diduga karena akses penyekatan yang semakin longgar beberapa waktu terakhir. 

"Mungkin karena melihat pos tempat retribusi kosong, penyekatan jalan juga longgar, dan tak ada petugas yang berjaga para wisatawan ini mulai berani masuk," kata Noviar.

"Secara letak geografis di pantai pantai selatan Bantul ini kan juga lebih banyak akses pintu masuk, jadi semakin memudahkan mereka berdatangan," kata Noviar yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DIY itu menambahkan.

Berbeda halnya dengan pantai-pantai di Gunungkidul yang akses masuknya lebih terbatas sehingga wisatawan musti berpikir dua kali untuk masuk dan mengelabui petugas yang berjaga. Misalnya seperti yang sempat terjadi awal Juli lalu dengan menyusup malam hari ke kawasan pantai Indrayanti Gunungkidul yang tengah kosong tak ada pengawasan dan baru ketahuan esok harinya.

Noviar mengungkapkan, pada para wisatawan yang nekat menyambangi Parangtittis ini tak ada sanksi denda maupun hukuman fisik seperti push up meskipun hal itu dimungkinkan melalui Instruksi Gubernur DIY.

"Sanksinya hanya kami minta meninggalkan pantai saat itu juga, semua harus putar balik," kata Noviar.

Noviar mengatakan destinasi wisata di Yogyakarta hanya boleh dikunjungi dengan satu syarat di masa PPKM Level 4 ini masih berlaku. Yakni jika destinasi itu tengah menjadi sentra vaksinasi Covid-19. 

"Itu pun yang boleh datang ke destinasi hanya peserta vaksinasi. Kalau ada wisatawan yang menyusup menyamar pura pura ikut vaksin juga akan diminta pulang, karena pada dasarnya kegiatan wisata masih ditutup," ujar Noviar.

Namun dari pantauan petugas Satpol PP DIY, sejauh ini vaksinasi di destinasi wisata yang diperuntukkan bagi para pelaku dan masyarakat sekitar destinasi relatif aman. Tak ada wisatawan yang nekat nimbrung atau menyamar sebagai peserta vaksinasi.

"Kami mohon wisatawan bersabar dulu, kasus Covid-19 di Yogyakarta masih tinggi meski trennya sekarang ada penurunan," kata Noviar. Menurutnya, aturan larangan membuka destinasi wisata dan penutupan kegiatan wisata juga belum dicabut Pemerintah DIY sejak PPKM Darurat dan Level 4 diberlakukan dari 3 Juli hingga 23 Agustus besok.

"Aturan Gubernur DIY sudah jelas, obyek wisata di DIY tanpa kecuali tetap harus tutup dulu agar tak memicu kasus naik lagi," kata Noviar. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment