News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Percepat Herd Immunity, Warga Ikuti Vaksinasi Massal di Kantor Pusat BPD DIY

Percepat Herd Immunity, Warga Ikuti Vaksinasi Massal di Kantor Pusat BPD DIY


Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti (kemeja putih-kiri) dan Direktur Utama BPD DIY Santoso Rohmad (kemeja putih-kana) pantau vaksinasi massal di Kantor Pusat Bank BPD DIY Sabtu (21/8)


WARTAJOGJA.ID: Pemerintah DIY menargetkan 80 persen warganya tervaksin Covid-19 pada bulan September mendatang.

Untuk membantu program pemerintah itu Bank BPD DIY pun menggencarkan lagi vaksinasi massal di Kantor Pusat BPD DIY Sabtu (21/8) Bumijo Jetis Kota Yogyakarta. Hadir dalam vaksinasi itu Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dan Direktur Utama BPD DIY Santoso Rohmad.

"BPD DIY terus menyelenggarakan kegiatan vaksinasi massal untuk berbagai kelompok sasaran seperti pelaku UMKM dan masyarakat umum hingga mahasiswa. Tujuannya untuk meningkatkan herd imunity sehingga nantinya aktivitas masyarakat bisa kembali berjalan dan ekonomi pulih,” kata Direktur Utama BPD DIY Santoso Rohmad di sela pemantauan vaksinasi.

BPD DIY menjadi salah satu sentra vaksinasi di Kota Yogyakarta yang direncanakan menyelenggarakan vaksinasi massal sebanyak 12 kali setiap akhir pekan, Sabtu dan Minggu.

Dalam vaksinasi massal yang digelar di BPD DIY itu disediakan 1.000 dosis vaksin AstraZeneca yang ditujukan untuk warga di kecamatan tersebut.

“Tidak perlu pilih-pilih vaksin. Vaksin yang tersedia saat ini adalah vaksin yang terbaik,” katanya.

Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan setiap nasabah yang akan masuk ke kantor bank BPD DIY sebaiknya juga diwajibkan untuk menunjukkan bukti vaksinasi Covid-19.

"Nasabah ke BPD wajib masker dan vaksin. Kalau belum divaksin, bisa langsung mengikuti layanan yang disediakan di kantor bank ini dengan mendaftar secara offline," katanya.

Namun aturan itu tidak lantas dipukul rata. Wajib vaksin hanya diperuntukkan nasabah yang masuk kriteria.Sementara bagi yang belum bisa divaksin karena alasan kondisi kesehatan atau usia dibawah 12 tahun, tetap diperbolehkan masuk.

Untuk memberi kemudahan bagi warga, setiap peserta dalam kesempatan itu langsung diberikan gelang penanda sudah divaksin.

Haryadi mengatakan Pemerintah Kota Yogyakarta memberikan perhatian khusus kepada Kecamatan Jetis yang memiliki capaian vaksinasi terendah di antara seluruh kecamatan, total 14 kecamatan, yang ada di kota tersebut sehingga perlu dilakukan berbagai upaya percepatan vaksinasi.

“Salah satunya dengan menggandeng institusi untuk menjadi sentra vaksinasi seperti yang dilakukan saat ini bersama Bank Pembangunan Daerah (BPD) DIY,” kata Haryadi Suyuti

Sedangkan kecamatan dengan capaian vaksinasi tertinggi di Kota Yogyakarta berada di Kecamatan Gondokusuman.

Ia berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan vaksinasi, baik vaksinasi reguler maupun vaksinasi massal di sentra-sentra vaksinasi untuk meningkatkan “personal imunity”. “Jika ada semakin banyak warga yang sudah divaksin, maka dengan sendirinya akan tercapai ‘herd imunity’,” katanya.

Berdasarkan data yang ada, Haryadi menyebut baru ada sekitar 40 persen warga Kota Yogyakarta dibuktikan dengan identitas kependudukan yang sudah mendapat vaksinasi COVID-19.

“Makanya, kami terus melakukan upaya percepatan-percepatan vaksinasi dan diharapkan para pertengahan September ini seluruh warga Kota Yogyakarta yang wajib vaksin setidaknya sudah mendapat suntikan dosis pertama,” katanya.

Dengan demikian, pada akhir Desember seluruh warga Kota Yogyakarta sudah mendapat suntikan dosis lengkap. “Karena ada warga yang menerima vaksin AstraZeneca, sehingga baru tiga bulan kemudian mendapat dosis kedua,” katanya.

Ia pun memastikan, persediaan vaksin di Kota Yogyakarta dalam jumlah yang aman minimal untuk memenuhi kebutuhan dosis pertama.
(Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment