News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Covid-19 Aktif Yogya Anjlok Separo Dalam 20 Hari

Covid-19 Aktif Yogya Anjlok Separo Dalam 20 Hari



Yogyakarta: Kasus aktif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta anjlok drastis hingga nyaris 50 persen dalam selang 20 hari sepanjang Agustus 2021.

"Kasus aktif Covid-19 saat ini di DIY sebanyak 20.152 kasus," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 DIY Berty Murtiningsih Jumat 20 Agustus 2021.

Jumlah ini berbanding jauh dengan saat 1 Agustus lalu di mana kasus aktif Covid-19 DIY mencapai puncaknya sebesar 37.019 kasus. Anjloknya kasus Covid-19 aktif ini diikuti dengan kondisi keterisian tempat tidur di 27 rumah sakit rujukan Covid-19 DIY baik kritikal dan non kritikal yang sama sama di bawah 50 persen.

"Namun hari ini masih terjadi 
penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 sebanyak 820 kasus dan kasus meninggal sebanyak 47 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 4507 kasus," kata Berty yang menyebut penambahan kasus sembuh hari ini sebanyak 2.347 kasus.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada 18 Agustus melansir data bahwa Yogyakarta masih menjadi satu dari enam provinsi di Indonesia dengan tingkat penularan Covid-19 tertinggi. Selain DIY, lima daerah yang masuk penularan tertinggi itu Kalimantan Utara, Kalimatan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Bali dan Sulawesi Tengah.

WHO menyebut enam daerah itu berada di level tertinggi penularan komunitas (CT4) dalam kasus mingguan COVID-19 per 100 ribu populasi, tingkat kematian COVID-10 per 100 ribu dan proporsi hasil tes positif berkisar antara 22-57 persen.

Sekretaris DIY Kadarmanta Baskara Aji menuturkan, perkembangan kasus Covid-19 DIY memang sangat fluktuatif belakangan. Misalnya pada satu hari kasus baru hanya bertambah di kisaran 600-an namun esoknya sudah kembali di atas 1.000 dan lusa turun di bawah 1.000 lagi.

"Masih tinggi kenaikan kasusnya. Hanya saja kalau dibandingkan beberapa waktu lalu, sekarang ada tren penurunan, tapi kasus terkonfirmasi masih fluktuatif di sekitar 1.000-an kasus per hari," kata Aji, Jumat. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment