News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Yogya Bimbang Kapan Buka Obyek Wisata

Yogya Bimbang Kapan Buka Obyek Wisata


Ilustrasi obyek wisata Yogya (ist)

WARTAJOGJA.ID : Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga Selasa sore belum bisa memutuskan kebijakan lanjutan soal pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Darurat yang berakhir 20 Juli 2021.

Pemerintah DIY mengaku masih menunggu instruksi resmi dari pemerintah pusat, apakah kebijakan itu akan diperpanjang atau tidak. 

"Hingga sore ini belum ada instruksi baru soal PPKM Darurat. Kami masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat," kata Koordinator Bidang Penegakan Hukum Satgas Covid-19 DIY Noviar Rahmad Selasa.

Dengan belum turunnya instruksi pusat itu, maka pemerintah DIY belum bisa memiliki acuan untuk membuat kebijakan daerah semacam instruksi gubernur. Instruksi gubernur ini yang biasanya menjadi payung pelaksanaan kebijakan di lima kabupaten/kota DIY.

Noviar yang juga Kepala Satuan Polisi Pamong Praja DIY itu mengatakan karena belum jelasnya diperpanjang atau tidak PPKM Darurat itu, Pemda DIY juga belum bisa memutuskan apakah operasi penyekatan jalan, penutupan obyek wisata, pusat belanja, dan perkantoran akan diperpanjang atau tidak besok.

Padahal gelombang protes masyarakat khususnya pelaku usaha mulai tampak di DIY. Salah satunya dari komunitas pedagang kaki lima Malioboro karena kawasan itu ditutup total sejak 3 Juli lalu.

"Untuk Malioboro dan destinasi wisata serta perkantoran juga pusat belanja kami juga belum tahu, karena PPKM Darurat ini masih belum dipastikan diperpanjang atau tidak, belum ada informasi resmi," kata Noviar.

Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul Yogyakarta, Hari Sukmono membenarkan masih menunggu instruksi lanjutan Kementerian Dalam Negeri soal PPKM Darurat bagi provinsi dan kabupaten/kota.

"Kami menunggu kebijakan lebih lanjut dari pemerintah pusat untuk pembukaan obyek wisata, yang jelas saat ini semua obyek masih tutup," kata Hari. 

Hari mengatakan Gunungkidul juga tak berani melangkah membuat kebijakan khusus misalnya membuka obyek wisata terbatas untuk wisatawan dalam kabupaten jika belum ada putusan resmi soal PPKM Darurat itu.

"Dari pimpinan (kabupaten) juga belum ada instruksi khusus untuk obyek wisata setelah tanggal 20 Juli," kata dia.

Hal senada diungkap Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo. Pihaknya belum berani berkomentar apakah akan membuka obyek obyek wisata di Kabupaten Bantul pada Rabu 21 Juli pasca berakhirnya PPKM Darurat.

"Maaf, kami belum berani berkomentar soal (kapan obyek wisata di buka), karena sering muncul kebijakan di tengah-tengah. Kami tunggu besuk pagi saja," kata Kwintarto. (Cun/Mes)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment