News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Covid-19 Baru Hanya Turun 1.465 Kasus, Yogyakarta Siapkan Skenario Baru

Covid-19 Baru Hanya Turun 1.465 Kasus, Yogyakarta Siapkan Skenario Baru


Pantulan tulisan Covid-19 (ist)

WARTAJOGJA.ID : Penularan kasus Covid-19 baru di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada hari ketiga pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat darurat (PPKM darurat) Senin 5 Juli 2021 mulai menunjukkan penurunan namun tak signifikan.

“Hari ini penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY sebanyak 1.465 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 66.714 kasus,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 DIY Berty Murtiningsih Senin.

Angka kasus baru ini hari ketiga PPKM Darurat ini hanya sedikit lebih kecil dibanding pada PPKM Darurat hari kedua Minggu 4 Juli 2021 yang sebanyak 1.615 kasus atau hanya turun 150 kasus. Namun total kasus aktif melonjak menjadi 14.166 kasus.

“Kasus meninggal dunia akibat Covid-19 hari ini sebanyak 32 orang, menurun dibanding hari sebelumnya 38 orang. Total kasus meninggal menjadi 1.726 kasus,” kata dia.  Sedangkan penggunaan ranjang isolasi masih 92,36 persen dan ranjang ICU sebesar 66,43 persen. 

Penularan kasus terbanyak disumbang Kabupaten Gunungkidul 493 kasus, disusul Kabupaten Sleman 370 kasus, lalu Kota Yogyakarta 345 kasus, Kabupaten Bantul 189 kasus dan Kabupaten Kulon Progo 68  kasus. 

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengungkapkan di wilayah Kota Yogyakarta sendiri, kapasitas ranjang ICU saat ini sudah 97 persen, non ICU 85 persen, dan IGD 87 persen.

“Saat ini rumah sakit di Kota Yogya masih terus menambah kapasitas ranjangnya. Awal Juli ini, rumah sakit telah menambah sampai 71 ranjang,” ujar Heroe.

Dengan kritisnya ranjang rumah sakit itu, Pemerintah Kota Yogya saat ini menyiapkan skenario baru.

“Opsi pertama kami akan mendirikan tenda berkapasitas 50 ranjang di RSUD Yogyakarta Wirosaban. Opsi kedua mengalihfungsikan RS Pratama Yogya menjadi rumah sakit rujukan Covid-19,” kata Heroe.

Sedangkan untuk shelter, Heroe mengatakan saat ini selain shelter utama di Bener Tegalrejo, juga mulai memfungsikan shelter wilayah apapun bentuk bangunanya.
“Entah gedung olahraga, rumah dinas camat, atau balai rukun warga kami siapkan sebagai shelter darurat,” kata dia. (Tra)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment