News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

McDonalds Yogya Diberi Toleransi, Sekali Lagi Bikin Kerumunan Tutup Paksa

McDonalds Yogya Diberi Toleransi, Sekali Lagi Bikin Kerumunan Tutup Paksa


Logo McDonalds (ist)

WARTAJOGJA.ID : Koordinator Bidang Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Covid – 19 DIY Noviar Rahmad menyatakan pemerintah masih memberi toleransi kepada restoran cepat saji McDonalds di Yogyakarta terkait kerumunan yang ditimbulkan saat menggelar promo paket makanan BTS Meal Rabu 9 Juni 2021.
 
Promo paket makanan kolaborasi dengan grup Korea BTS itu dinilai melanggar upaya penanganan Covid-19. Karena selain tidak mengantongi ijin Satgas Covid-19 juga memicu kerumunan driver ojek online yang mengantre melayani order yang masuk.

Noviar yang juga Ketua Satuan Polisi Pamong Praja DIY mengatakan telah memanggil manajemen restoran cepat saji dari lima gerai di Yogyakarta pada Jumat 11 Juni 2021 untuk klarifikasi.

"Sanksi yang dijatuhkan saat ini, mereka (manajemen McDonalds Yogya) wajib membuat surat pernyataan tidak akan mengulangi aktivitas yang melanggar protokol lagi," kata Noviar Sabtu 12 Juni 2021.

Noviar mengatakan tak akan mentoleransi jika kejadian serupa terulang terlebih situasi Yogya belakangan semakin mengkhawatirkan akibat lonjakan Covid-19 pasca lebaran.

"Kami akan tutup paksa gerai yang melanggar jika terulang," kata dia.

Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto mengatakan dalam klasrifikasi pada manajemen McDonalds Yogya, mereka wajib 
menandatangani surat pernyataan bermaterai Rp 10.000 dengan inti permintaan maaf. 

Dalam surat permintaan maaf itu disebutkan jika kerumunan ojek online dalam antrian itu adalah dalam pembelian paket BTS Meal yang melanggar protokol kesehatan.

Atas dasar itu maka sebagai konsekuensi kepedulian dan kerelaan diri atas pelanggaran tersebut manajemen McDonalds Yogya sudah menutup layanan delivery online mulai tanggal 9 sampai dengan 11 juni 2021.

Agus menyebut dari hasil klarifikasi atas manajemen McDonalds di Yogya, mereka sebenarnya tidak mengadakan promo makanan BTS Meal itu karena menu tersebut setiap hari tersedia.

"Manejamen menyebut hanya mengubah kemasan itu pasca restoran itu bekerjasama atau kolaborasi dengan group musik Korea BTS," kata dia.

Toleransi sanksi masih diberikan karena pihak McDonalds Yogya juga kooperatif dengan menutup langsung aplikasi pesanan online hari itu juga.

"Mereka hanya menyelesaikan orderan yang sudah masuk, aplikasi dibuka hanya setengah jam saja sejak promo digelar," kata dia.

Satpol PP Kota Yogya mengatakan sudah tidak terjadi kerumunan semenjak aplikasi itu ditutup dan situasi kerumunan antrean ojek online pada hari itu terurai dengan lebih cepat.

Terkait tak adanya rekomendasi dari Satgas Covid-19 atas kegiatan itu, dari klarifikasi McDonalds Yogya mengakui dan meminta maaf atas kelalaian tersebut.

"Surat pemberitahuan mereka tembusannya hanya sampai ke polsek, tidak sampai ke Satgas Covid- 19 jadi tidak terawasi," kata dia. (San)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment