News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Klaster Yogya: Puluhan Warga Satu Kampung Positif Covid-19 Dari Beragam Penyebab

Klaster Yogya: Puluhan Warga Satu Kampung Positif Covid-19 Dari Beragam Penyebab




WARTAJOGJA.ID : Tambahan kasus baru Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta akhir pekan ini, Sabtu 12 Juni 2021, masih di atas 400 lebih.

"Penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 hari ini di DIY sebanyak 436 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 48.285 kasus," kata juru bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih Sabtu 12 Juni 2021.

Dari total kasus terkonfirmasi itu,  total kasus sembuh sebanyak 43.651 kasus namun kasus meninggal dunia akibat Covid hari ini tercatat 10  kasus, sehingga total kasus meninggal di DIY sebanyak 1.267 kasus.

Pergerakan klaster baru Covid-19 di DIY hingga akhir pekan ini diketahui tak hanya menerjang tiga kabupaten yakni Bantul, Sleman dan Gunungkidul.

Terbaru, Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta juga mendeteksi penularan massal di pusat kota. Sebuah pesan berantai viral menyebut di sebuah kampung Bausasran, Kecamatan Danurejan atau sekitar Stasiun Lempuyangan Yogya sebanyak 60 orang terpapar Covid-19 dan menyebabkan satu RT di lockdown atau tutup akses.

Ketua Harian Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi tak menampik pesan bahwa saat ini tengah terjadi penularan massal di pusat kota itu.

"Ya memang ada kasus (penularan Covid-19 di situ, tetapi sebenarnya kalau dilihat akumulasi jadi besar karena penularan tersebar di delapan RW dan sepuluh RT," kata Heroe yang juga Wakil Walikota Yogya itu Sabtu (12/6).

Heroe mengatakan penularan massal yang terjadi di kampung itu penyebabnya berbeda-beda. Sebagian besar tidak berkaitan. 

"Ada yang tertular dari aktivitas di kantornya bekerja, setidaknya ada tiga tempat berbeda dan berada di luar Kota Yogyakarta," kata Heroe.

Ada yang tertular juga pasca kedatangan tamu dari luar kota, dari seputaran Jawa Tengah. Lalu ada yang terpapar dari keluarga karena kontak erat dengan kasus pasien positif dari Kabupaten Sleman. 

"Jadi sebenarnya kasusnya terpisah-terpisah hanya kebetulan berada dalam satu wilayah kampung di Kecamatan Danurejan itu.

Total kasus positif di kampung itu, kata Heroe, jika dihitung sejak awal bulan Juni ini sudah ada 43 kasus. Tetapi dari jumlah itu kemudian ada tambahan selama tiga hari terakhir yaitu 27 kasus.

"Dan sebagian besar penularan terjadi dalam satu rumah," kata Heroe.

Atas munculnya kasus di kampung itu, Heroe mengatakan sejak hari Sabtu (12/6) ini sebanyak dua RT kampung itu di lockdown secara mikro. 

Dari kasus tersebut, Gugus Tugas Covid-19 Kota Yogya sudah melakukan tracing dan testing dan akan dikembangkan lagi testingnya. 

Dari kontak erat berbagai kasus tersebut, 36 warga isolasi mandiri, delapan orang warga menunggu hasil swab lanjutan, 24 warga sedang akan di swab, dan empat warga karena kondisi tidak di swab dan isolasi.

"Ada dua warga yang dirawat di rumah sakit dan selebihnya ada yang masuk shelter dan isolasi mandiri," kata dia.

Heroe mengatakan dengan kasus penularan massal yang berasal dari berbagai macam sebab dan kebetulan berada dalam satu wilayah itu menunjukkan bahwa potensi penularan di Kota Yogya masih cukup tinggi. 

Baik dari kegiatan reunian, dalam perkantoran, menerima tamu atau bepergian atau dalam satu keluarga. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment