News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

3 Hari Yogya Tambah 1.176 Kasus Covid-19, Sultan HB X Instrusikan Hajatan Diperketat

3 Hari Yogya Tambah 1.176 Kasus Covid-19, Sultan HB X Instrusikan Hajatan Diperketat



WARTAJOGJA.ID : Kurun tiga hari terakhir kasus baru Covid-19 di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) semakin mengkhawatirkan.

Hanya dalam tiga hari, Rabu-Jumat, 9-11 Juni 2021, kasus baru Covid-19 di Yogya bertambah 1.176 kasus. Rinciannya pada Rabu bertambah 304 kasus, Kamis 455 kasus dan Jumat ini 417 kasus baru.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X pun langsung menggelar rapat koordinasi bersama Satgas Covid-19 pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di DIY pada Jumat ini untuk menyikapi lonjakan Covid-19 itu.

"Kasus baru yang kemarin sempat 100-an per hari di DIY dalam tiga hari ini sudah di atas 300-400 an kasus per hari, harapan saya ini bisa ditekan," kata Sultan HB X usai rapat.

Sultan mengatakan lonjakan kasus kali ini dipicu kemunculan klaster klaster di pedesaan seperti di Kabupaten Sleman, Bantul, dan Gunungkidul. 

Sultan menyatakan lonjakan kali ini jangan dipandang lagi karena mobilitas orang keluar masuk wilayah Yogya. Melainkan karena mobilitas tinggi di dalam wilayah itu sendiri yang tak mematuhi protokol kesehatan. Misalnya dengan maraknya kegiatan sosial yang melibatkan kerumunan seperti hajatan, takziah, dan sejenisnya.

"Oleh sebab itu saya minta kegiatan silaturahmi seperti itu lebih diperketat pengawasannya, harus ada ijin dari pengurus baik RT/RW, desa hingga satgas tingkat kecamatan," kata Sultan HB X. 

Sultan menegaskan pihaknya tak melarang kegiatan sosial kemasyarakatan digelar namun harus terpantau protokol kesehatannya oleh satgas Covid-19. Misalnya seperti kuota peserta dan jaga jarak antar peserta dalam kegiatan itu.

Sultan mengatakan sejak awal dirinya sudah mengingatkan jika adanya silaturahmi atau kegiatan yang berkerumun setiap peserta menjalani skrining untuk memastikan dirinya sehat.

"Tapi ini tidak dilakukan sehingga muncul klaster klaster itu," kata dia.

Aturan soal swab dalam kegiatan sosial yang mengundang kerumunan itu baru akan dibuat tertulis dalam peraturan perpanjangan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) Mikro di DIY tanggal 15 Juni nanti.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih mengatakan pada Jumat 11 Juni ini penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 di DIY sebanyak 417 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 47.849 kasus.

"Dari jumlah kasus itu, total sembuh sebanyak 43.441 kasus dan penambahan kasus meninggal sebanyak sembilan kasus, sehingga total meninggal dunia menjadi 1257 kasus," kata dia.

Berdasar distribusi kasus terkonfirmasi Covid-19 menurut domisili wilayah kabupaten dan kota, Kabupaten Bantul dan Sleman tetap berkontribusi tertinggi dengan total kasus masing masing 118 kasus dan 175 kasus. (Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment