News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Usai Lebaran, Yogya Gencarkan Tracing Ke Destinasi

Usai Lebaran, Yogya Gencarkan Tracing Ke Destinasi



Ilustrasi tracing


WARTAJOGJA.ID : Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak mau lengah untuk terus mengantisipasi potensi lonjakan kasus Covid-19 pasca libur lebaran usai.

Pasca resmi memperpanjang masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro selama dua pekan ke depan, 18-31 Mei 2021,
Pemerintah DIY juga menyiapkan tracing dan skrining ke sejumlah destinasi wisata.

"Sebagai langkah antisipasi kami siapakan tracing menyasar kelompok masyarakat yang pada libur lebaran lalu banyak kedatangan tamu, seperti destinasi wisata serta tempat yang banyak didatangi pemudik," kata Sekretaris DIY Kadarmanta Baskara Aji 19 Mei 2021.

Pelaksanaan tracing ke sejumlah destinasi itu akan dilakukan sekitar empat hingga lima hari setelah puncak libur lebaran terjadi Minggu (16/5) lalu. Atau dimulai sekitar tanggal 20- 21 Mei mendatang.

"Kami mempersiapkan semua langkah antisipasinya," ujar Aji.

Aji mencontohkan untuk ketersediaan ranjang di rumah sakit rujukan Covid-19 di DIY saat ini, juga masih sangat memadai dengan ketersediaan sekitar 60 persen dari kapasitas.

Adapun Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Noviar Rahmad menyebutkan, selama libur lebaran, dari pendataan pada 37 obyek wisata yang tersebar di Kabupaten Sleman, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul, jumlah pengunjung mencapai 117 ribuan orang.

"Total dari jumlah kunjungan itu, pelanggaran protokol kesehatan yang ditemukan sekitar 1.299 kasus dari tanggal 13-16 Mei," kata Noviar.

Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Rahardjo tak memungkiri soal adanya wisatawan luar daerah yang masuk ke obyek wisata di DIY.

"Dari data yang terpantau dari aplikasi Visiting Jogja, ada sebagian kecil wisatawan datang juga dari luar DIY saat libur lebaran lalu," kata dia.

Namun, ujar Singgih, wisatawan lokal Yogya tetap sangat mendominasi kunjungan itu, yakni 93 persen dan yang dari luar Yogya sekitar 7 persen.

"Wisatawan luar Yogya banyak yang sudah tersaring melalui operasi penyekatan di pos perbatasan provinsi," kata dia. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment