News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

848 Orang Melanggar Prokes di Objek Wisata Yogya

848 Orang Melanggar Prokes di Objek Wisata Yogya


Suasana libur lebaran 2021 Pantai Gunungkidul (ist)

WARTAJOGJA.ID : Ada sebanyak 848 orang yang melanggar protokol kesehatan (prokes) di objek wisata selama libur lebaran di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Mereka pun diberi pembinaan, berupa teguran hingga sanksi sosial. 
Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad mengatakan petugasnya melakukan operasi penegakan protokol kesehatan di objek wisata pada Kamis (13/5) hingga Sabtu (15/5). 
“Objek wisata yang kami sasar di seluruh wilayah kabupaten di DIY. Ada sebanyak 848 pelanggar protokol kesehatan selama tiga hari,” katanya Senin (17/5).

Ada sebanyak 37 objek wisata yang disasar oleh petugas. Untuk di Kabupaten Bantul di antaranya Pantai Goa Cemara, Pantai Baru, Pantai Pandan Sari, Pantai Kuwaru, Pantai Parangtritis, hingga Kuwaru. 
Kemudian untuk di Gunung Kidul seperti Pantai Sadeng, Pantai Jungwok, Pantai Wediombo, Pantai Siung, Pantai Sundak, Pantai Krakal, Pantai Drini, Pantai Baron. 
Sementara untuk Kulon Progo di Pantai Trisik, Pantai Bugel, Pantai Glagah, Pantai Congot, Waduk Sermo, Kalibiru. 
Sedangkan di Sleman di antaranya Tlogo Putri, Bungker Kaliadem, Klangon, Taman Merapi Park, sampai Petilasan Mbah Maridjan. 
Noviar mengatakan mereka yang kedapatan melanggar protokol kesehatan diberikan pembinaan, berupa teguran, dan sanksi sosial. 
“Sanksi sosial termasuk memunguti sampai atau menyapu,” ucapnya. 
Sementara, Kepala Satpol PP Kota Yogyakarta Agus Winarto mengatakan tiga objek wisata menjadi sasaran operasi penegakan protokol kesehatan saat libur lebaran. 
Objek wisata tersebut di antaranya Kebun Binatang Gembira Loka Zoo (GL Zoo), Taman Sari, ddan kawasan Malioboro. 
“Rata-rata pengunjung tidak membawa surat sehat Covid-19. Kami tekankan ke pengelola dan pengunjung untuk tertib terhadap protokol kesehatan,” ucapnya. 
Agus mengatakan di kawasan Malioboro selama libur lebaran cukup sepi jika dibandingkan objek wisata lainnya. 
“Malioboro sepi, masih landau,” katanya. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment