News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

103 Ribu Warga DIY Sudah Divaksin

103 Ribu Warga DIY Sudah Divaksin

 

Proses vaksinasi di JEC Yogya Senin (15/3) 


WARTAJOGJA.ID: Vaksinasi corona di Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY telah masuk tahap 2. Di provinsi tersebut, saat ini total sudah ada 103 ribu orang yang divaksin corona. 

Juru bicara Pemda DIY untuk Penangan COVID-19, Berty Murtiningsih menjelaskan bahwa sampai Minggu (14/3) sore tenaga kesehatan atau nakes yang divaksin mencapai 43.134 orang. 

Kemudian untuk pelayan publik total 54.381 orang telah divaksin. Sedangkan untuk lansia sudah ada 5.643 orang yang divaksin. 

“Jadi saat ini totalnya per kemarin sore 103.157 orang,” kata Berty di sela-sela vaksinasi massal bagi ASN Pemda DIY di Jogja Expo Center atau JEC, Kabupaten Bantul, DIY, Senin (15/3). 

Berty menjabarkan, untuk nakes prosentasi yang divaksin baik dosis pertama maupun kedua sudah mencapai lebih dari 100 persen. Pasalnya sasaran awal nakes yang terdata hanya 33.799 orang. 

“Tapi dengan kebijakan baru dengan ada komorbid, nakes lansia saat ini sudah melebihi 100 persen sasaran awal itu,” ujarnya. 

Pada vaksinasi tahap kedua ini, Pemda DIY menargetkan 334 ribu pelayan publik bisa divaksin. Sementara untuk lansia ditargetkan 295 ribu orang divaksin. 

Diharapkan, vaksinasi kepada pelayan publik dan lansia ini dapat selesai akhir Mei. Sehingga pada Juni, Pemda DIY bisa beralih fokus ke vaksinasi tahap ketiga. 

“Harapan kita Juni bisa beralih ke tahap berikutnya. Harapannya Mei selesai. Tapi sebetulnya masih tetap bisa jalan (vaksinasi bagi lansia dan pelayan publik) meski sudah selesai (untuk tahap kedua),” katanya. 

Sebanyak 103 ribu orang di Daerah Istimewa Yogyakarta telah divaksin corona. Mereka terdiri dari tenaga kesehatan, pelayan publik, dan lansia.

Juru bicara Pemda DIY untuk Penangan COVID-19, Berty Murtiningsih menyebut Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) di DIY minim. 

“Evaluasi KIPI di DIY alhamdulillah selama ini tidak ada yang berat,” kata Berty di sela-sela vaksinasi massal bagi ASN Pemda DIY di Jogja Expo Center atau JEC, Kabupaten Bantul, DIY, Senin (15/3). 

KIPI yang menonjol di DIY menurut Berty hanya efek gatal-gatal setelah vaksin. Kejadian tersebut hanya dikeluhkan lima orang saja. Mereka pun sempuh tanpa perlu dirujuk ke rumah sakit. 

“Hanya beberapa sekitar lima orang mengeluh kaya biduren, gatal-gatal kaya ruam-ruam. tapi setelah beberapa hari diatasi bisa sembuh. Tidak ada yang sampai dirujuk ke rumah sakit,” ujarnya. 

Lanjutnya, sejauh ini tidak ada kendala berarti untuk vaksinasi corona secara keseluruhan. Hanya mungkin menurut Berty masih ada terjadi antrean saat vaksinasi terutama bagi lansia. 

“Mungkin karena lansia saat ditanya masih jawabnya lama. Hanya itu saja. Kalau secara jadwal Alhamdulillah bisa jalan sesuai jadwal,” katanya. 

 Kemudian soal ketersediaan dosis untuk vaksinasi, Berty mengatakan bahwa sampai saat ini masih aman. 

“Stok vaksin kita aman, jadi vaksin itu dari Kemenkes melalui biofarma itu terdistribusi ke Dinkes provinsi, baru nanti disalurkan ke kabupaten dan kota ke gudangnya lalu distribusi ke fasyankes. Masing-masing kabupaten kota sudah hitung kebutuhan di masing masing,” ujarnya. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment