News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Yogya Tak Beri Sanksi Warga Yang Menolak Divaksinasi Covid-19

Yogya Tak Beri Sanksi Warga Yang Menolak Divaksinasi Covid-19




WARTAJOGJA.ID : Kepala Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Pembajun Setyaningastutie memastikan tak memberlakukan sanksi khusus jika ada warga yang telah terdaftar namun menolak untuk divaksinasi Covid-19.

Jumlah warga penerima vaksin di DIY yang sudah menerima pemberitahuan vaksinasi melalui sms blast dari kementrian kesehatan total ada 35.238 oranf per 8 Januari 2021.

"Untuk di DIY tidak menerapkan sanksi jika ada warga yang menolak seperti provinsi lain, tapi kami akan mengajak warga sadar bahwa vaksinasi ini penting," ujar Pembajun Senin 11 Januari 2021.

Pemerintah DIY sampai saat ini juga tidak menerbitkan peraturan atau regulasi khusus terkait vaksinasi itu. 

Sebab, Pembajun menilai, ajakan kepada warga Yogya secara persuasif, dengan menempatkan mereka sebagai subyek untuk menyadari pentingnya vaksinasi, jauh akan lebih efektif. Daripada menebar rasa ketakutan kepada warga melalui ancaman sanksi.

Soal cara penyadaran warga agar tidak menolak vaksinasi itu, Pembajun menuturkan akan dilakukan pemerintah bersama para tokoh agama dan masyarakat.

Dalam penyadaran itu, ujar dia, warga akan diajak memahami dulu inti tujuan vaksinasi. Sehingga menjawab keraguan mereka, kenapa perlu ada vaksin itu.

Menurut Pembajun, yang perlu dipahamkan kepada masyarakat saat ini, ketika berbagai upaya seperti lockdown dan pembatasan kegiatan dilakukan gencar. Kenyataannya angka kasus Covid-19 tetap naik. 

"Maka kita harus bergerak cepat dengan vaksinasi ini karena virus itu tidak berhenti penyebarannya, justru bermutasi, kita berpacu dengan waktu agar tidak banyak korban," ujarnya.

Pembajun mengakui, walau vaksinasi ini bukan segalanya atau otomatis menghentikan laju Covid-19, namun menjadi metode paling relevan untuk menekan penularan. Vaksinasi tetap perlu diimbangi dengan protokol kesehatan ketat.

"Kenapa kami menyasar kesadaran warga dan tak membuat regulasi, karena pandemi ini sifatnya long term, kita juga harus terus melakukan vaksinasi lainnya. Jadi harus dengan kesadaran, bukan dengan ketakutan seperti punishment," ujar dia.

Sasaran akhir vaksinasi sendiri menurut Pembajun tak lain terciptanya herb imunity di kalangan masyarakat. 

(Cak)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment