News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

PPKM Jawa-Bali, Ini Kabar Candi Prambanan Dan Obyek-Obyek Wisata di Sleman

PPKM Jawa-Bali, Ini Kabar Candi Prambanan Dan Obyek-Obyek Wisata di Sleman

Candi Prambanan (ist)

WARTAJOGJA.ID : Sekretaris Perusahaan PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Emilia Eny Utari mengatakan selama Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa Bali 11-25 Januari 2021 ini candi-candi yang dikelola tetap beroperasi mengikuti ketentuan Dinas Pariwisata DIY dan Magelang.

Misalnya untuk Candi Prambanan, selama PPKM ini tetap beroperasi dengan waktu operasional mulai 08.00-16.00 WIB dengan harga tiket tak berubah yakni Rp 50 ribu per orang. Kunjungan per hari tetap dibatasi 3.500 orang per hari yang dibagi dalam sejumlah kelompok kecil.

“Untuk Candi Prambanan hanya zona I yang tutup, sedangkan zona II tetap beroperasi biasa,” ujarnya.

Zona I sendiri merujuk zona utama candi yang dikelola Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) sedang zona II merujuk area taman dan sarana pendukung lainnya yang dikelola PT.TWC.

Operasional zona yang dikelola TWC ini sesuai dengan regulasi Pemda DIY dan Pemda Jateng di Kabupaten Magelang yang tetap mengijinkan beroperasi dengan pembatasan.

Misalnya selama masa PPKM ini untuk Unit Teater Ramayana, hanya Resto Rama Shinta yang beroperasi karena ada regulasi larangan kegiatan di atas jam 19.00 WIB.

“Untuk pentas Sendra Tari Ramayana juga sementara ditiadakan saat PPKM ini,” ujarnya.

Adapun Dinas Pariwisata Sleman juga telah mengeluarkan SE No, 836/029 tertanggal 8 Januari 2021 untuk menindaklanjuti Instruksi Bupati Sleman No. 01/INSTR/2021 tanggal 8 Januari 2021 tentang Kebijakan Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat dalam Rangka Pengendalian Penyebaran Covid 19 di Kabupaten Sleman.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Dra. Suci Iriani Sinuraya, M.Si., MM mengatakan Surat Edaran tersebut lebih spesifik mengatur terkait operasional Tempat Usaha Jasa Pariwisata, destinasi pariwisata, dan juga kuliner agar jam buka operasionalnya hanya sampai pukul 19.00 WIB sedangkan untuk layanan antar/ dibawa pulang sesuai dengan jam operasional.

Untuk mencegah penyebaran Covid 19, selama masa Pengetatan Secara Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) dari tanggal 11 sampai dengan 25 Januari 2021 tempat kuliner pelayanan makan di tempat dibatasi kapasitasnya hanya 25% dari daya tampungnya sedangkan untuk tempat wisata alam agar lebih konsisten untuk pembatasan pengunjungnya maksimal 50% dari daya tampungnya serta tidak menyelenggarakan kegiatan yang berpotensi menciptakan kerumunan pada destinasi wisata.

“Misalnya untuk Museum Gunung Merapi hanya pada masa PTKM ini merubah hari pelayanan kunjungannya, melayani kunjungan hari Selasa sampai dengan Jum’at, dan pada hari Sabtu, Mingu, dan Senin akan tutup,” katanya.

Beberapa destinasi lainnya di Sleman seperti Candi Ijo, Candi Sambisari, dan Taman Pelangi Monjali tutup pada masa penerapan PTKM.

Pelaksanaan Prokes/ SOP pada pelaksanaan Operasional Terbatas secara umum dilaksanakan dengan baik oleh pengelola destinasi.

Pihak manajemen atau kelompok masyarakat yang mengelola destinasi-destinasi di wilayah Sleman rata-rata sudah menyadari pentingnya konsistensi pelaksanaan Prokes yang tidak hanya untuk melindungi wisatawan tetapi juga untuk melindungi karyawan/operator dan juga lingkunganya.

“Saya menghibau kepada seluruh pelaku UJP (Usaha Jasa Pariwisata) dan juga pengelola destinasi yang ada di wilayah Kabupaten Sleman, agar mematuhi jam operasional dan melaksanakan Prokes dengan baik dan konsisten,” kata dia. (Cak/rls)

 

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment