News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Guguran Lava Pijar Muncul, Gunung Merapi Sudah Masuki Fase Erupsi

Guguran Lava Pijar Muncul, Gunung Merapi Sudah Masuki Fase Erupsi




WARTAJOGJA.ID : Munculnya guguran lava pijar Gunung Merapi yang teramati pada Senin petang 4 Januari 2021 diikuti dengan temuan gundukan di permukaan kawah gunung itu.

Gundukan yang teramati melalui citra satelit itu diduga kuat sebagai material baru Gunung Merapi, meskipun sempat ikut longsor bersama material lama saat lava pijar muncul.

“Secara teknis, Gunung Merapi saat ini sudah memasuki fase erupsi 2021,” kata Kepala BPPTKG Hanik Humaida Selasa 5 Januari 2021.

Hanik mengatakan guguran lava pijar pada Senin petang itu terus terjadi namun belum bisa dipastikan berapa kali terjadi karena situasi saat itu Merapi tertutup kabut.

Sedangkan soal gundukan baru yang muncul, pihaknya belum bisa memastikan itu adalah kubah lava 2021. Hanik menyebut gundukan itu sebagai material magma baru yang tertutupi material lama.    

Hanik menambahkan, proses erupsi Merapi saat ini masih tahap awal. Yang mengindikasikan ekstruksi magma yang akan terjadi berdasarkan data seismik dan deformasi gunung itu yang masih tinggi.

“Feomena erupsi Merapi kali ini memang agak berbeda dengan erupsi tahun 2006, karena saat itu ketika sudah muncul kubah lava deformasi sudah berhenti, gempa dangkal (VB) juga menurun, namun gempa MP (multi phase) nya saat itu meningkat,” ujar Hanik.

Hanik mengatakan magma Merapi saat ini sudah terakumulasi di bawah permukaaan yang kemudian memicu rekahan. Sedangkan material baru yang muncul ada di bibir ujung kawah 1997 bagian barat daya sehingga saat muncul langsung runtuh ke bawah.  

Dengan kondisi sudah masuk fase erupsi itu, karena masih ada kemungkinan besar Merapi erupsi eksplosif, BPPTKG meminta pemerintah kabupaten yang mengelilingi Merapi yakni Sleman, Boyolali, Magelang dan Klaten lebih bersiap siaga.

“Kami minta pemerintah empat kabupaten mempersiapkan segala sesuatu untuk mitigasi bencana karena sekarang erupsi eksplosif bisa terjadi setiap saat,” ujar Hanik.

Selain itu, BPPTK juga meminta seluruh aktivitas penambangan material di wilayah Kawasan Rawan Bencana III juga dihentikan dan tidak ada kegiatan wisata maupun pendakian.

Status Merapi sendiri tetap Siaga atau level III. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment