News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Eiger Komplain Review Konsumennya, Arei Merespon

Eiger Komplain Review Konsumennya, Arei Merespon


Surat keberatan Eiger kepada Konsumen yang mereview keunggulan produknya di Youtube DuniaDian


WARTAJOGJA.ID: Sebuah 'surat cinta', sebutan halus netizen atas Surat Keberatan brand atribut outdoor Eiger Indonesia kepada seorang konsumennya, geger di media sosial dua hari terakhir.

Kehebohan berawal dari brand yang dinaungi PT Eigerindo Multi Produk Industri asal Bandung Jawa Barat itu mengirimkan DM alias pesan langsung berisi protes, keberatan pada konsumen yang juga youtuber atas nama Dian Widiyanarko yang mereview kacamata produksi Eiger di channel Youtube 'duniadian'

Surat keberatan dari Eiger viral di media sosial setelah Dian mengunggahnya melalui sejumlah platform media sosial.

Pesan Eiger dalam surat yang ditandatangani  HCGA & Legal General Manager Hendra kepada Dian itu intinya mencacat atau menghina atau merendahkan kualitas review Dian selaku konsumen loyalnya dan meminta Dian mereview  layaknya Youtuber profesional.

Dian sendiri memang sebelumnya mengunggah ulasan produk kacamata jenis kerato buatan Eiger berjudul “REVIEW Kacamata Eiger Kerato I Cocok Jadi Kacamata Sepeda” yang dibelinya pada 2020 untuk 37 ribu lebih pengikut channelnya.


Surat utuh Keberatan Eiger yang dinilai berlebihan karena ikut campur padahal tidak endorse atau membayar review Youtuber

Dalam video berdurasi sekitar 10 menit, Dian justru mengungapkan pujian dan kelebihan kacamata tersebut ketimbang merek internasional.

Dian mengatakan kacamata Eiger memiliki kualitas yang baik dengan harga yang lebih murah. Dian pun bangga atas produk lokal itu. Dian mengaku unggahan itu adalah ulasan jujur alias bukan konten iklan.

Namun, manajemen justru melayangkan surat keberatan atas unggahan video itu dan dikirimkan pada 23 Desember 2020, namun baru disampaikan kepada Dian melalui surat elektronik pada Januari 2021.

Eiger memasalahkan tiga hal atas video buatan Dian. Pertama, manajemen menilai kualitas video produk kurang baik dari segi pengambilan gambar sehingga dapat menyebabkan produk terlihat berbeda, baik dari sisi warna, bahan, maupun detail.

Kedua, manajemen mempersoalkan adanya suara di luar video yang mengganggu tayangan alias noise sehingga informasi diklaim menjadi tidak jelas. Ketiga, manajemen memasalahkan latar pengambilan video yang kurang layak atau proper. Manajemen pun meminta Dian memperbaiki konten atau menghapusnya.

Dian lantas mengunggah surat resmi Eiger tersebut ke media semua sosialnya, yaitu di Instagram, Twitter, dan Facebook. Dian bercerita bahwa ia kaget terhadap sikap manajemen.

“Saya kan review produk enggak Anda endorse. Kalau Anda endorse atau ngiklan, boleh lah komplen begitu,” ucap Dian.

Dian menilai semestinya manajemen Eiger berterima kasih atas ulasan tersebut. Sebab, perusahaan memperoleh promosi secara cuma-cuma. Keluhan Dian lantas viral di media sosial. Selain Dian, sejumlah YouTuber mengaku memperoleh surat serupa. Para pengulas produk menerima surat keberatan dari Eiger setelah mengunggah videonya.

Setelah heboh dan menjadi trending topic di lini massa twiter dengan tagar #Eiger pihaj Eiger buru buru meminta maaf. Namun brand itu sudah terlanjur balik dicacat para netizen dan juga sebagian konsumen menyatakan di statusnya memilih beralih ke brand outdoor lain seperti Arei, Consina dan lainnya.

Begini surat pernyataan maaf pihak Eiger:

“Atas nama perusahaan PT Eigerindo Multi Produk Industri (MPI), sebagai perusahaan yang menaungi merk EIGER Adventure, dengan rendah hati kami menyampaikan permintaan maaf sebesar-besarnua kepada masyarakat atas masalah yang terjadi,” tutur CEO Eiger Ronny Lukito dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 28 Januari 2021.

Ronny mengatakan perusahaan meminta maaf karena sikap timnya tidak tepat. Dia berdalih bahwa surat itu sejatinya dilayangkan sebagai bentuk masukan agar pengulas memperbaiki kualitas unggahannya.
“Tetapi sekali lagi, kami menyadari bahwa cara penyampaian kami salah,” ucap.


Surat Permohonan maaf Eiger setelah viral


Sejumlah netizen dalam cuitannya pun gencar menyuarakan emosinya karena selama ini sudah menjadi konsumen loyal Eiger. Sebagian menyatakan tak mau lagi 'berteman' apalagi mejeng dengan brand itu karena takut mengalami nasib serupa yakni dipermasalahkan tim internal Eiger kepada Dian. 

Yakni dicacat pencahayaannnya, kualitas foto atau videonya, dan ujungnya diminta menghapus kontennya.

Belakangan dari unggahan Dian tentang perilaku tim internal Eiger kepadanya, sejumlah Youtuber lain mengungkap ternyata juga pernah menjadi sasaran 'amukan' serupa dari Eiger hanya mereka tak mempublikasikannya.

Momentum heboh Eiger itu pun direspon brand outdoor lain. Misalnya brand Arei lewat akun Instagram @Areioutdoorgear. 


Respon brand outdoor Arei dalam akun resminya beberapa saat setelah Eiger disorot publik karena perilaku manajemennya


Seolah menyindir 'Surat Keberatan' Eiger, Arei mengeluarkan 'Surat Keringanan' yang intinya memperbolehkan siapapun baik konsumen pelanggan atau bukan pelanggan mereview produk mereka dengan kualitas apapaun, kondisi apapun, dan di manapun.

"Semua Berhak mereview produk kami sesuka hati, dengan kamera apapun, kondisi apapun, Kami ikhlas," tulis Arei dalam unggahannya yang disambut pengikutnya.

(***)


Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a Comment