News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Covid-19 Nyaris Tembus 16 Ribu se-DIY, Dewan Kota Yogya Desak Tambahan Shelter OTG

Covid-19 Nyaris Tembus 16 Ribu se-DIY, Dewan Kota Yogya Desak Tambahan Shelter OTG

 

Ilustrasi Covid-19 Yogyakarta (ist) 

WARTAJOGJA.ID: Kasus Covid-19 di DIY secara keseluruhan masih tinggi. Gugus Tugas Covid-19 DIY menyatakan, situasi COVID-19 di DIY per tanggal 13 Januari 2021 terjadi penambahan kasus terkonfirmasi sebanyak 319 kasus. Sehingga total kasus terkonfirmasi total menjadi 15.801 kasus atau nyaris tembus 16 ribu kasus.

Dari jumlah itu, penambahan kasus sembuh sebanyak  178 kasus, sehingga total sembuh menjadi 10.419 kasus sedangkan penambahan kasus meninggal sebanyak 5 kasus, sehingga total kasus meninggal menjadi 341 kasus.

Melihat situasi itu, Muhammad Ali Fahmi, anggota Komisi D DPRD Kota Jogja anggota Fraksi PAN menyatakan peningkatan kasus secara signifikan di DIY itu sebagai satu cerminan situasi di Kota Yogyakarta pula.

Fahmi mencatat, di Kota Yogyakarta, jumlah positif corona baik yang disertai gejala maupun orang tanpa gejala (OTG) per 12 Januari 2021 terdapat 2.861 kasus. Yang terdiri dari 1.010 pasien dirawat, sembuh 1.767 dan meninggal 86 kasus.

“Kasus di Kota Yogya ini perlu mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Jogja. Di Kota Jogja saat ini ada tujuh (7) rumah sakit rujukan milik pemerintah maupun swasta, satu (1) shelter milik Pemkot di Rusunawa Bener Tegalrejo Jogja serta ada beberapa selter milik komunitas,” kata Fahmi Rabu 13 Januari 2021.

Fahmi berpendapat pengadaan tambahan shelter oleh Pemkot Yogya dirasa sudah sangat mendesak untuk segera direalisasikan untuk pasien OTG maupun bergejala ringan.

“Ketersediaan shelter milik Pemkot hanya ada 42 ruang dan 84 bed, Sedangkan pasien OTG yang mendaftar ke selter sangat banyak dikarenakan rumah pasien OTG tidak memungkinkan untuk isolasi mandiri, ada balita maupun lansia di rumahnya,” katanya.

Menurut Fahmi, beberapa hari yang lalu ruang selter penuh dan pasien OTG yang mendaftar harus antri baru bisa masuk selter 2-3 hari kemudian.

“Sehingga dikhawatirkan penyebaran virus corona semakin meluas dan penanganan terhadap pasien kurang maksimal,” katanya.

Untuk itu, dia mendesak, Pemkot Yogya agar segera menambah shelter untuk pasien OTG Kota Jogja dengan menggunakan dana APBD Kota Jogja 2021. Tentunya disertai ketersediaan fasilitas penunjang yang memadai, makanan dengan gizi yang cukup serta didampingi dokter dan tenaga kesehatan. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment