News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ada PSBB Jawa-Bali, Ini Instruksi Sultan HB X Untuk Yogya

Ada PSBB Jawa-Bali, Ini Instruksi Sultan HB X Untuk Yogya

 

Sri Sultan Hamengku Buwono X

WARTAJOGJA.ID Gubernur Daerah Istimewa (DIY) Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X menyerukan semua wilayah kabupaten/kota di DIY melakukan pengetatan secara terbatas kegiatan masyarakat atau PTKM sebagai tindak lanjut PSBB Jawa-Bali 11-25 Januari 2021 dari pemerintah pusat.

Dalam seruan yang telah dituangkan dalam instruksi gubernur nomor 1/instr/2021 itu, Sultan meminta lima pemerintah kabupaten/kota se-DIY melakukan pengetatan sedikitnya di lima sektor bidang untuk menekan penularan kasus Covid-19 DIY yang per 7 Januari 2021 sudah nyaris tembus 14 ribu kasus.

“Kami meminta kabupaten/kota membatasi tempat/kerja perkantoran dengan menerapkan work from home (WFH) sebesar 50% dan work from office (WFO) sebesar 50% dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat,” ujar Sultan Kamis 7 Januari 2021.

Kedua, Sultan meminta pula lima kabupaten/kota tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara dalam jaringan (daring/online).

“Untuk sektor esensial yang berkaitan dengan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat beroperasi 100% dengan pengaturan jam operasional, kapasitas, dan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat,” kata Sultan.

Lalu, Sultan pun juga meminta pemerintah lima kabupaten/kota melakukan pengaturan pemberlakuan pembatasan kegiatan restoran (makan/minum di tempat sebesar 25%.

“Untuk layanan makanan melalui pesan-antar/dibawa pulang tetap diizinkan sesuai dengan jam operasional restoran,” ujarnya.

Selain itu, pembatasan jam operasional untuk pusat perbelanjaan/mall di DIY hanya diberlakukan sampai dengan pukul 19.00 WIB.

“Kami mengizinkan kegiatan konstruksi beroperasi 100% dengan penerapan protokol kesehatan secara lebih ketat,” ujarnya.

Adapun untuk tempat ibadah di DIY selama masa PTKM itu, dapat tetap dilaksanakan dengan pengaturan pembatasan kapasitas sebesar 50%.

“Setiap pemerintah kabupaten/kota agar melakukan penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ujarnya.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 DIY Berty Murtiningsih mengumumkan pada Kamis 7 Januari 2021, kasus Covid-19 DIY kembali pecah rekor dengan jumlah tambahan kasus 355 kasus sehingga total kasus di DIY menjadi 13.967

“Dari jumlah itu, total kasus sembuh DIY ada 9.373 kasus dan kasus meninggal dunia totalnya 301 kasus,” ujar Berty.

Sekretaris DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan pertumbuhan kasus Covid-19 di DIY terakhir menjadi peringatan keras bagi pemerintah juga masyarakat.

“Kasus yang muncul saat ini tidak main-main lagi, harus kita waspadai betul karena dari sisi jumlahnya dalam satu bulan terakhir ini cukup tinggi,” ujar Aji.

Aji mengatakan jika di awal dulu pertumbuhan kasus DIY setiap bulan bisa bertahan di bawah 100 bahkan 50 kasus, sejak Desember lalu kasus setiap harinya nyaris selalu di atas 200 dan kini sudah di atas 300 kasus per hari.

(Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment