News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Ini Kronologis Ketua KPU Sleman Positif Covid-19

Ini Kronologis Ketua KPU Sleman Positif Covid-19


Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Trapsi Haryadi (ist)


WARTAJOGJA.ID: Meski perhelatan Pilkada serentak sudah usai namun ada cerita lain.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman, Trapsi Haryadi dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19.

Trapsi Haryadi terinfeksi virus corona pada 21 Desember 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo, mengatakan, Trapsi dinyatakan positif covid-19 pada 21 Desember 2020. Ia mengatakan Trapsi sempat alami gejala.

"Gejala yang bersangkutan ringan," kata Joko Selasa (29/12).

Joko tak bisa memastikan sumber penularanya. Di sisi lain, aktivitas komisi, termasuk Trapsi, cukup padat saat dan sesudah pemungutan suara pilkada serentak 9 Desember 2020.

"Setahu saya kondisi (Trapsi) baik dan sehat, tinggal menyelesaikan masa isolasi," kata dia. 

Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Sleman, Indah Sri Wulandari membenarkan informasi tersebut.

"Iya benar (Ketua KPU Sleman positif Covid-19)," ujar Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Sleman, Indah Sri Wulandari.

Namun demikian, Indah menyampaikan tidak mengetahui pastinya keluarnya hasil dinyatakan positif Covid -19 tersebut.

"Tapi suratnya (terkonfirmasi positif) saya tidak tahu," ungkapnya.

Terkait hasil positif tersebut, KPU Sleman langsung menindaklanjuti dengan menjalani test swab. Hasilnya semua negatif.

"Kami sudah (test swab), satu kantor semuanya. Hasilnya Alhamdulilah negatif," tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Joko Hastaryo menambahkan ketua KPU Sleman awalnya mengalami gejala ringan. Kemudian melakukan test swab secara mandiri.

Joko menyampaikan dari hasil tersebut, pihaknya langsung melakukan tracing terhadap kontak erat. Dari kontak erat keluarga, hasilnya semuanya negatif.

"Tracing tempat kerja juga sudah dilakukan, ada 87 orang. Ada dua yang reaktif hasil rapid test anti body, tapi semua negatif," tegasnya.

Menurutnya terkait dugaan sumber penularan cukup sulit dipastikan. Sebab KetuaKPU Sleman aktivitasnya cukup banyak.

" Dugaan sumber penularan sulit untuk dipastikan karena aktivitas menjelang dan selama tahapan pilkada kan berhubungan dengan banyak orang," tandasnya.

Saat ini Ketua KPU Sleman sedang menjalani proses isolasi di rumah sakit.
"Setahu saya kondisinya baik dan sehat, tinggal menyelesaikan masa isolasinya," pungkasnya. (Cag)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment