News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

130 Lebih Santri di Yogya Positif Covid-19, Pemerintah Desa Karantina Mandiri 

130 Lebih Santri di Yogya Positif Covid-19, Pemerintah Desa Karantina Mandiri 





Ilustrasi Covid-19 Yogya


WARTAJOGJA.ID: Pemerintah Desa Panggungharjo, Sewon, Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta terpaksa memberlakukan karantina mandiri sebuah komplek pondok pesantren terbesar dan pembatasan aktivitas di 17 komplek lain sekitarnya menyusul sebaran Covid-19 di wilayah itu.

Hal ini dilakukan guna mencegah potensi penyebaran virus Covid-19 di komplek itu yang kian hari makin meluas pasca ratusan santri dan pengasuh pondok pesantren terkonfirmasi positif.

“Karantina dan pembatasan aktifitas ini dilakukan setelah tracing Covid-19 oleh Dinas Kesehatan Bantul bagi penghuni pondok pesantren itu,” ujar Wahyudi Anggoro Hadi, Lurah Desa Panggungharjo saat dikonfirmasi Kamis 5 November 2020.

Wahyudi merinci, hasil tracing yang dilakukan tanggal 27 Oktober dan 3 November untuk 288 orang penghuni pondok itu menemukan setidaknya 131 orang positif terpapar Covid-19.

“Sebagian besarnya adalah santri dan pengasuh. Sejauh ini para santri dan pengasuh yang positif berada dalam kondisi yang baik dan tidak bergejala,” ujarnya.

Pemerintah desa pun dengan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan kabupaten Bantul terus memaksimalkan layanan, media sosial, dan aplikasi whatsapp dalam memberikan asistensi klinis sekaligus memantau perkembangan dari masing masing santri.

Pemerintah desa juga membantu para santri dan pengurus Pondok. Salah satunya dengan mendistribusikan bantuan logistik, hand sanitizer, masker, dan alat belajar mengajar. Bantuan didistribusikan kepada santri dan pengasuh yang berada di wilayah pondok pesantren itu.

“Di tengah situasi merebaknya wabah COVID-19, Pemerintah Desa harus tetap hadir dan berupaya memberikan pelindungan kepada warga, termasuk santri dan pengasuh yang tinggal di wilayah Desa Panggungharjo,” kata Wahyudi.

Menurut Wahyudi, siapapun yang tinggal di wilayah itu, perlindungannya sudah menjadi prioritas bersama.

Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta sendiri mencatatkan lonjakan kasus yang cukup tinggi hingga memecahkan rekor baru dalam temuan kasus Covid-19 dalam sehari pada Kamis 5 November 2020.

Juru bicara Gugus Penanganan Covid-19 DIY, Berty Murtiningsih mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif usai empat hari masa libur panjang 28 Oktober -1 November 2020 itu,  terdapat tambahan 168 kasus positif. Sehingga total kasus positif covid 19 di DIY menjadi sebanyak 4.140 kasus.

Dari tambahan kasus hari ini, terbanyak berasal dari hasil tracing lembaga pendidikan di Kabupaten Bantul sebanyak 139 kasus baru. (Cak/Rls)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment