News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Yogya Padat Merayap, Gugus Tugas Covid-19 Umumkan Rekor Kasus Baru

Yogya Padat Merayap, Gugus Tugas Covid-19 Umumkan Rekor Kasus Baru



Jalan menuju Malioboro dari kawasan Juminahan Yogya pada Kamis petang (29/10) macet akibat padatnya kendaraan.

WARTAJOGJA.ID : Jalanan Kota Yogya dibanjiri wisatawan pada Kamis.29 Oktober 2020.

Suasana jalanan itu khususnya menuju Malioboro saat malam hari terasa padat merayap dari berbagai sisi.

Bertepatan dengan situasi puncak kedatangan wisatawan saat libur panjang cuti bersama ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) juga mencatat rekor baru kasus penularan Covid-19 yang diumumkan bertepatan libur cuti bersama Kamis 29 Oktober 2020.

“Hasil pemeriksaan laboratorium dan terkonfirmasi positif pada hari ini (29 Oktober) terdapat tambahan 82 kasus positif, sehingga total kasus positif Covid 19 di DIY menjadi 3.744 kasus,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih.

Rekor tambahan kasus tertinggi sebelumnya yang dicatat Pemda DIY terjadi pada 19 September 2020 silam. Saat itu dalam sehari ada 74 kasus baru positif Covid-19 yang membuat total kasus saat itu menjadi 2.111 kasus.

Adapun dari tambahan kasus yang ditemukan bertepatan saat masa liburan ini dominan berasal dari hasil skrining di Kabupaten Bantul.

Juru Bicara Percepatan Penanganan Penularan Covid-19 Bantul, Sri Wahyu Joko Santoso menuturkan salah satu sasaran prioritas dalam pelacakan kasus Covid-19 adalah kepada para pelaku perjalanan. 

“Skrining dan tracing masif di kelompok/komunitas populasi beresiko seperti pelaku perjalan, lembaga pendidikan, dan perkantoran menjadi prioritas saat ini,” ujar Joko.

Tak hanya di perkotaan. Di akses jalan masuk Kabupaten Gunungkidul kepadatan kendaraan wisatawan juga terjadi.


 
Kepadatan kendaraan di jalur masuk Gunungkidul Kamis (29/10)

Ketua Asosiasi Jip Wisata Lereng Merapi Wilayah Barat Kabupaten Sleman, Dardiri menyebut peningkatan kunjungan wisatawan mulai terasa pada Rabu 28 Oktober 2020.

“Hari-hari biasa sebelumnya, satu minggu hanya satu orderan. Tapi mulai pekan ini, setiap hari rata-rata satu driver minimal dapat dua order,” ujar Dardiri.
Sedangkan jumlah jip yang beroperasi antara 480 sampai 500 jip dalam sehari.

Pemda DIY telah berulang kali telah mengingatkan agar masa liburan ini wisatawan dapat tertib protokol kesehatan guna menghindari potensi penularan kasus baru. (***)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment