News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Usai Daftar KPU, Sri Muslimatun- Amin Purnama Siap Menang Mutlak

Usai Daftar KPU, Sri Muslimatun- Amin Purnama Siap Menang Mutlak


Wakil Bupati petahana Sleman Sri Muslimatun bersama cawabup Amin Purnama mendaftar sebagai calon bupati di Pilkada Sleman hari ini di kantor KPU Sleman, Sabtu (5/9/2020).


WARTAJOGJA.ID : Wakil Bupati petahana Sleman Sri Muslimatun mendaftar sebagai calon bupati di Pilkada Sleman hari ini di kantor KPU Sleman, Sabtu (5/9/2020).

Muslimatun yang berpasangan dengan Amin Purnama (MuliA) siap menantang istri Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo yang telah mendaftar di hari pertama kemarin.

Muslimatun-Amin diusung oleh Partai Golkar, PKS dan NasDem. Rombongan Muslimatun berangkat dari kantor DPD Golkar Sleman. 

Dengan berjalan kaki sejauh 300 meter, rombongan tiba di KPU Sleman pukul 13.20 WIB.

"Pokoknya maju, maju, menang," ucap Muslimatun di hadapan wartawan, sambil mengepalkan tangan seusai menyerahkan berkas kepada komisioner KPU. 

Muslimatun mengatakan, majunya dirinya dalam persaingan Pilkada merupakan wujud salah satu hak yang dia miliki, sebagai warga negara Indonesia. 

"Target kemenangan harus lebih dari 50 persen. Kalau program unggulan yang kami miliki, sudah kesepakatan internal tim kami kalau itu menjadi bagian strategi pemenangan," tuturnya. 

Sebelum masuk ke kantor KPU Sleman, mereka menjalankan protokol kesehatan dengan cuci tangan. 

Wakil Bupati petahana Sleman Sri Muslimatun mendaftar sebagai calon bupati di Pilkada Sleman hari ini di kantor KPU Sleman, Sabtu (5/9/2020).

Proses pendaftaran untuk pasangan ini berlangsung sekitar dua jam. Berkas pendaftaran keduanya pun dinyatakan lengkap oleh KPU.

"Semuanya berjalan lancar, dokumen persyaratan pencalonan sudah lancar dinyatakan lengkap dan sah, kemudian dokumen syarat calon lengkap, dan dinyatakan diterima," 
kata Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi.

Tepuk tangan menggema di halaman Kantor KPU Sleman ketika tayangan layar menunjukkan berkas pendaftaran Sri Muslimatun dan Amin Purnama dinyatakan lengkap.

KPU Sleman menyediakan layar monitor bagi pengiring pasangan.
Sebab, yang diizinkan masuk mengikuti proses pendaftaran hanya pasangan calon dan pengurus partai pengusung.

Trapsi menjelaskan, setelah proses pendaftaran akan ada tahapan selanjutnya. Untuk penetapan, dilakukan pada 23 September mendatang.

Wakil Bupati petahana Sleman Sri Muslimatun mendaftar sebagai calon bupati di Pilkada Sleman hari ini di kantor KPU Sleman, Sabtu (5/9/2020).

"Setelah ini kami lakukan proses verifikasi administrasi kemudian tanggal 8 dan 9 pemeriksaan kesehatan. Untuk penetapan tanggal 23 September," terangnya.

Sejauh ini, KPU telah menerima berkas pendaftaran untuk dua bapaslon. Yaitu pasangan Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa dan Sri Muslimatun-Amin Purnama.
"Dua pasangan yang sudah sah dan sudah kami terima," ujar Trapsi.

Ditemui usai mendaftar, Sri Muslimatun mengatakan siap berkompetisi dengan Kustini yang merupakan istri Bupati Sleman Sri Purnomo.

"Ini kan kompetisi, ya maju, maju, menang!" kata Muslimatun.

Muslimatun mengaku tidak ada konflik kepentingan selama menjalankan sisa pemerintahan sebagai Wakil Bupati Sleman.

"Dalam menjalankan pemerintahan, tentu kan sesuai undang-undang yang berlaku, tentu tidak ada konflik kepentingan kecuali semata-mata untuk menyejahterakan masyarakat Sleman," ungkapnya.

Muslimatun mengucap syukur setelah berkas pendaftarannya dinyatakan lengkap dan proses pendaftaran berjalan lancar.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, syarat pendaftaran dinyatakan lengkap,” kata Muslimatun.

“Dalam pencalonan ini saya hanya ingin memanfaatkan sisa umur saya agar bermanfaat untuk membangun Sleman. Ini bukan muluk-muluk, tapi saya di sini bersungguh-sungguh,” jelas Muslimatun.

Ketua DPD PKS Sleman Hasto Karyantoro selaku salah satu parpol pendukung Muslimatun-Amin menjelaskan, dalam menghadapi Pilkada serentak ini, telah bersama membulatkan tekad bersama dua parpol lain yakni Nasdem dan Golkar  mendukung penuh pasangan Mulia dalam kontestasi pilkada 2020.

"Sepanjang yang kami ikhtiarkan, persyaratan yang kami penuhi insyaalllah komplit, tentu saja ini tetap harus diverifikasi KPU," kata dia.

Hasto mengatakan setelah mendaftarkan pasangan ini tugas besar menanti karena mereka harus menyusun agenda pemenangan menuju pilkada 9 Desember 2020. (Arifin)




Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment