News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Kasus Baru Covid-19 Terus Menanjak Di Yogya, Serang Tenaga Kesehatan

Kasus Baru Covid-19 Terus Menanjak Di Yogya, Serang Tenaga Kesehatan



WARTAJOGJA.ID: Masa normal baru yang digadang-gadang Pemerintah Daerah Istimewa  Yogyakarta (DIY) bulan Juli ini belum diikuti dengan penurunan kasus penularan Covid-19 secara signifikan.

Sepekan terakhir, kasus positif Covid-19 yang muncul di Yogya mengindikasikan peningkatan secara masif hari per harinya. Terutama kasus impor luar DIY yang terus menular ke warga lokal.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY mencatat, awal pekan ini, Senin 14 Juli 2020 menyebut ada tambahan delapan kasus positif baru Covid-19 sehingga total kasus positif covid 19 di DIY sebanyak 387 kasus.

Penambahan kasus ini hampir tak berbeda jauh dengan rata-rata penambahan kasus pekan lalu.

Misalnya pada Senin (13/7) tambah 8 kasus, Sabtu (11/7) kasus positif DIY bertambah tujuh kasus, Jumat (10/7) bertambah tujuh kasus, Kamis (9/7) bertambah delapan kasus, Rabu (8/7) bertambah tiga kasus, Selasa (7/7) bertambah tujuh kasus dan Senin (6/7) bertambah delapan kasus.

Sehingga dalam kurun sepekan ini, 6-13 Juli 2020,  muncul 49 kasus positif Covid-19 baru di DIY.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menuturkan kasus yang muncul awal pekan ini didominasi penularang yang terjadi di Kabupaten Gunungkidul.

“Dari tambahan delapan kasus hari ini, lima kasus baru ditemukan di Gunungkidul,” ujar Berty.

Dari lima kasus baru di Gunungkidul itu, satu orang merupakan tenaga medis yang bekerja Rumah Sakit di Kota Yogyakarta dan tiga orang lainnya merupakan pasien baru yang diduga tertular dari tenaga medis yang sebelumnya terpapar Covid. Sedangkan satu kasus lain di Gunungkidul diketahui positif usai pulang dari Jakarta.

Berty menuturkan, dari kasus yang muncul, salah satu yang menjadi sasaran tracing ketat pihaknya yakni kasus positif bernomor 324 , seorang perempuan 44 tahun asal Kabupaten Gunung Kidul yang dinyatakan positif sejak 3 Juli 2020 lalu. Sebab dari kasus itu, setelah ditelusuri terkait erat dengan penularan tujuh kasus lain hingga hari ini.

Soal informasi bahwa kasus 324 itu berprofesi sebagai tenaga kesehatan sebuah rumah sakit swasta DIY, Berty mengaku belum menjawab pasti.

“Kasus 324 adalah karyawan (rumah sakit), kami belum dapat informasi apakah termasuk tenaga kesehatan atau bukan,” ujarnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul Sri Wahyu Joko Santoso menambahkan, dari dua kasus positif yang muncul  di Bantul hari ini, salah satunya memang tercatat merupakan tenaga kesehatan dari puskesmas Banguntapan 2 Bantul.

“Untuk riwayatnya masih kami lacak,” ujarnya.

(Has/Gun)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment