News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

FORPI Yogya Buka Aduan PPDB 2020

FORPI Yogya Buka Aduan PPDB 2020




WARTAJOGJA.ID : Pemerintah Kota Yogyakarta telah menerbitkan aturan tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021. Aturan tersebut tercantum pada Peraturan Walikota Yogyakarta (Perwal) Nomor 35 Tahun 2020 tentang PPDB di Kota Yogyakarta. 

Di tengah pandemi covid-19 ini, pasti mekanisme penerimaannya berbeda dari tahun sebelumnya.

Yakni penerimaan siswa tidak lagi menggunakan nilai ujian sekolah, tapi didasarkan pada nilai rapor siswa dan indeks sekolah atau prestasi non akademik bagi siswa yang memiliki prestasi.

Dengan adanya aturan pada tahun ini yang berbeda dari tahun sebelumnya, Forum Pemantau Independen (Forpi) Kota Yogyakarta berharap sosialisasi masif dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta hingga tingkat paling  bawah yakni RT.

"Sosialisasi sampai ke bawah ini penting agar tidak ada lagi terjadinya kebingungan dari masyarakat," kata Koordinator Forpi Kota Yogya Baharuddin Kamba Senin 1 Juni 2020.

Kamba merunut, berdasarkan Perwal Nomor 35 tahun 2020 tersebut ada lima jalur penerimaan siswa untuk tingkat SMP. Yakni jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orangtua dan kemaslahatan guru serta jalur prestasi.

Penerimaan peserta didik baru jalur zonasi khusus diperuntukkan bagi warga Kota Yogyakarta. Jalur zonasi dibagi menjadi dua zonasi wilayah yang didasarkan pada jarak udara dari titik RW tempat tinggal ke sekolah yang dituju serta zonasi mutu yang didasarkan nilai rapor dan indeks sekolah.

Kuota untuk jalur zonasi wilayah paling banyak 25 persen, dan zonasi mutu paling sedikit 35 persen dari daya tampung SMP.

Sedangkan jalur afirnasi diperuntukkan bagi keluarga tidak mampu dengan kuota paling banyak 10 persen dan penyandang disabilitas dengan kuota paling banyak lima persen.

Sementara jalur prestasi dibagi menjadi dua jalur yakni jalur bibit unggul untuk siswa yang berasal dari lulusan SD di Kota Yogyakarta dengan kuota paling banyak 10 persen. Sedangkan jalur prestasi luar daerah untuk siswa dari luar Kota Yogyakarta dengan kuota paling banyak 10 persen.

Meskipun pendaftaraan secara online, namun sulit dihindari banyaknya orangtua maupun calon siswa yang datang ke sekolah untuk mencari informasi atau sekadar konsultasi nilai calon siswa ke guru sekolah yang dituju. 

"Hal ini sulit dihindari. Untuk itu pihak sekolah agar menerapkan protokol kesehatan secara ketat guna mencegah penularan virus corona," katanya.

Forpi Kota Yogyakarta membuka layanan informasi dan aduan masyarakat secara online terkait PPDB Kota Yogyakarta untuk tingkat SMP. 

Layanan informasi dan aduan masyarakat terkait PPDB ini bertujuan membantu sosialisasi Pemerintah Kota Yogyakarta dalam hal ini Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta tentang aturan dan mekanisme PPDB tahun ajaran 2020/2021 ini. 

Layanan informasi maupun aduan secara online dapat disampaikan mulai Selasa (2/06/2020) hingga siswa diterima di sekolah yang dituju.

Layananan informasi dan aduan dapat disampaikan ke nomor 0813 931 32707, 0857 478 23420, 0853 278 5563, 0821 3625 9747 dan 0813 6066 1597.

Selain menerima aduan secara online, Forpi Kota Yogyakarta akan melakukan pemantauan di sejumlah sekolah terkait dengan proses PPDB. Pemantauan dilakukan mulai pada Selasa (2/06/2020).

(San/Dho)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment