News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Update 1 Mei, Corona Yogya Tembus 100 Kasus

Update 1 Mei, Corona Yogya Tembus 100 Kasus

WARTAJOGJA.ID : Kasus positif Corona di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menembus angka 100 kasus.

Juru Bicara Pemerintah DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih mencatat kasus terkonfirmasi positif Covid-19 pada Jumat ini 1 Mei 2020 total ada 104 kasus.

“Dari kasus positif itu, sebanyak 44 kasus sembuh dan 7 meninggal dunia,” ujar Berty.

Penambahan kasus positif dalam sehari sejak Kamis hingga Jumat, 30 April -1 Mei 2020 tercatat ada sembilan orang. Dua kasus positif diantaranya merupakan pekerja migran Indonesia asal Kabupaten Bantul yang diketahui baru pulang dari Dubai dan Amerika Serikat.

Berty menuturkan dua pekerja migran itu diketahui positif melalui hasil rapid tes yang kemudian diikuti tes swab oleh dinas kesehatan kabupaten Bantul yang melacak keberadaannya saat pulang kampung halaman.

Kedatangan mereka terlacak setelah dinas kesehatan kabupaten/kota mendapatkan informasi kedatangannya dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Kedua pekerja migran itu saat diperiksa tanpa gejala (terpapar Covid),” ujar Berty.

Ketika pekerja migran itu datang ke Bantul, petugas dinas kesehatan setempat pun langsung mendatangi kediamannya dan melakukan rapid test. Karena hasilnya positif, maka mereka langsung diisolasi di rumah sakit sambil di uji swab.

Selain itu, dari sembilan tambahan kasus positif baru di DIY itu, tiga kasus diantaranya terindikasi mendapatkan penularan secara lokal dari pasien asal Kabupaten Bantul dan Sleman yang sebelumnya sudah dinyatakan positif.

“ Satu kasus positif dari Kabupaten Bantul hari ini diketahui merupakan peserta jamaah tablig Gowa,” ujar Berty.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sempat menelusuri riwayat kontak seorang pasien positif Corona asal Kecamatan Gamping Sleman yang meninggal dunia di RSUP Sardjito pada Senin 6 April 2020.

Pasien berinisial R berusia 60 tahun itu menurut informasi merupakan seorang ustad yang diduga memiliki riwayat perjalanan ke Kabupaten Gowa mengikuti Ijtima Ulama se-Asia beberapa waktu lalu.

Akibatnya tak kurang 30 kontak pasien positif itu ditelusuri Dinas Kesehatan Sleman namun hasilnya tak satupun menunjukkan gejala terpapar. Dinas Kesehatan Sleman saat itu hanya meminta para kontak pasien itu melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing. (Vin)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment