News Breaking
Live
wb_sunny

Breaking News

Sleman Siapkan Rapid Test Massal Covid-19 Tahap Kedua Pengunjung Indogrosir

Sleman Siapkan Rapid Test Massal Covid-19 Tahap Kedua Pengunjung Indogrosir


 

WARTAJOGJA.ID:  Pemerintah Kabupaten Sleman telah merampungkan seluruh rangkaian rapid test massal kepada ribuan pengunjung Indogrosir pada Kamis 14 Mei 2020.

Sejak rapid test massal itu telah digelar mulai Selasa-Rabu,  12 -13 Mei 2020 di GOR Pangukan Sleman. Dari total 1500 kuota yang disediakan selama tiga hari hanya terpakai 1.227 kuota saja.

“Kami rencanakan menggelar rapid test massal kembali untuk pengunjung Indogrosir pada 19-21 Mei 2020 nanti,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid- 19 Kabupaten Sleman Shavitri Nurmaladewi Kamis 14 Mei 2020.

Adapun dari hasil rapid test yang digelar hari ketiga atau terakhir tahap pertama itu, ada tambahan sebanyak 13 peserta reaktif.

Sebelumnya pada Selasa-Rabu, total peserta yang hasilnya reaktif ada 39 orang. Jika ditotal peserta rapid test massal pengunjung Indogrosir selama tiga hari sebanyak 52 orang.

"Kuota untuk rapid test setiap hari disediakan 500 orang, namun selama tiga hari ini kuota tidak pernah penuh. Hari terakhir ini yang mengikuti rapid test hanya 339 orang, kami tidak tahu mengapa mereka tidak hadir," ujar Shavitri.

Shavitri mengatakan seluruh peserta reaktif akan difasilitasi petugas puskesmas di tempat tinggalnya, untuk dibawa ke pusat karantina kesehatan yang ditunjuk yakni Asrama Haji Sleman.

Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan kapasitas Asrama Haji Sleman sendiri masih mencukupi.

"Daya tampungnya bisa untuk 150 orang (untuk karantina)," ujar Sri.

Temuan kasus terkonfirmasi positif klaster Indogrosir masih berlanjut hingga Kamis 14 Mei 2020.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DIY Berty Murtiningsih mengatakan dari hasil laporan hasil pemeriksaan laboratorium terkonfirmasi positif Covid 19 di DIY ada 4 kasus.

Dari tambahan kasus positif itu, tiga kasus tercatat sebagai karyawan Indogrosir.

"Semua kasus positif tambahan hari ini gejalanya ringan, orang tanpa gejala (OTG)," ujarnya.

Dengan tambahan itu, total kasus karyawan Indogrosir positif terpapar totalnya sudah 29 orang sejak kasus itu terungkap awal Mei lalu yang diikuti rapid test massal pada seluruh karyawan.

Berty mengatakan total jumlah kasus positif Covid 19 di DIY sendiri ada 185 kasus. Di mana dari jumlah itu yang sembuh 68 orang dan meninggal 7 orang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan dari 52 pengunjung Indogrosir yang reaktif rapid testnya, sebanyak 33 orang sudah menjalani karantina di Asrama Haji Sleman.

"Dari jumlah yang rapid testnya reaktif, empat orang sudah ditindaklanjuti test swab," katanya.

(Jon/Rat)

Tags

Newsletter Signup

Sed ut perspiciatis unde omnis iste natus error sit voluptatem accusantium doloremque.

Post a comment